Highlight

Noor Arief Prasetyo Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum KJJT, Siapkan Munas Agustus 2026

oplus 16908288

​SURABAYA | INTIJATIM.ID – Roda organisasi Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) dipastikan tetap berjalan pasca berpulangnya sang Ketua Umum, Slamet Maulana (Ade). Melalui rapat pengurus yang dihadiri para pendiri, Ketua Perwakilan Wilayah (Kaperwil), dan anggota se-Jawa Timur, Noor Arief Prasetyo resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KJJT pada Selasa (7/4/2026).

​Penunjukan ini dilakukan di sela-sela kegiatan takziah dan doa bersama di rumah duka almarhum Ade, tepatnya di Perum Kodam, Surabaya. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat para anggota mengenang dedikasi almarhum dalam membela jurnalis.

​Pendiri KJJT, Agusnal Fitralius Hakim, menjelaskan bahwa langkah penunjukan Plt ini merupakan amanat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

​”Berdasarkan aturan organisasi, jika Ketua Umum berhalangan tetap atau meninggal dunia, maka harus dilakukan penggantian. Penunjukan Plt ini bertujuan untuk menyelaraskan fungsi organisasi, koordinasi, dan komunikasi hingga terbentuknya kepanitiaan Musyawarah Nasional (Munas),” ujarnya.

Agusnal menambahkan, bahwa pemilihan Ketua Umum definitif akan dilakukan melalui mekanisme organisasi yang direncanakan pada Agustus 2026. ​”Insya Allah kita agendakan (Munas) bertepatan dengan HUT ke-6 KJJT di Surabaya,” jelasnya.

​Menerima amanah tersebut, Noor Arief Prasetyo menyampaikan rasa duka sekaligus tanggung jawab moralnya. Ia mengibaratkan tugas ini sebagai “utang berbunga” untuk terus membesarkan organisasi sesuai visi para inisiator terdahulu.

​”Saya terima amanah ini. Sebagai salah satu pendiri, saya memiliki kewajiban meneruskan ideasi almarhum Zamzami selaku inisiator dan Slamet Maulana sebagai penerus,” ungkap Arief, Selasa (7/4).

​Ia mengimbau kepada seluruh pengurus daerah agar tetap tenang dan menjalankan roda organisasi seperti biasa. “Terkait urusan administrasi atau surat-menyurat yang tertunda, anggota diminta segera berkoordinasi melalui Ketua Perwakilan KJJT Jombang untuk diteruskan ke pengurus pusat,” tegas Arief dihadapan anggota KJJT Jawa Timur.

​Sebelum rapat koordinasi dimulai, acara diawali dengan tahlil dan doa bersama yang dipandu oleh Isma Hakim. Isak tangis pun pecah saat beberapa perwakilan anggota menyampaikan testimoni mengenai jasa-jasa almarhum Ade semasa hidup.

​Salah satu ungkapan emosional datang dari Bang Mail, jurnalis asal Pamekasan. Ia menegaskan bahwa semangat almarhum dalam mengadvokasi jurnalis tidak akan padam. “Selamat jalan Bang Ade, perjuanganmu membela wartawan yang tertindas akan terus kami lanjutkan,” tandasnya. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!