Tradisi Rutin, Bersih Desa Pingkuk di Punden Eyang Sugriwo

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Warga Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, menggelar tradisi Bersih Desa atau dikenal dengan sebutan “Nyadran”, pada Jumat (29/8/2025).

Tradisi tahunan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan budaya warisan leluhur.

Acara tersebut dipusatkan di Punden Eyang Sugriwo, Dusun Banjar. Sejak pagi tempat tersebuysekitar.

Ada yang membawa tumpeng, hasil bumi, serta aneka sajian tradisional untuk dipersembahkan dalam doa bersama. Sehingga suasana khidmat menyelimuti jalannya prosesi dengan penuh kebersamaan.

Ajis Santoso, Kepala Desa Pingkuk, Kec Bendo, Kab Magetan.

Kepala Desa Pingkuk, Ajis Santoso, menjelaskan bahwa, Bersih Desa ini bukan hanya tradisi turun-temurun, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial masyarakat.

“Tradisi ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas hasil panen dan rezeki yang diberikan, sekaligus menghormati jasa leluhur serta menjaga persaudaraan. Nilai budaya seperti ini harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Selain doa bersama, Ajis menyebut, kegiatan ini dimeriahkan dengan kesenian tradisional tayuban dan kenduri, yang menambah kesakralan sekaligus kemeriahan acara.

“Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka partisipasi aktif dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua,” ungkap Kades Pingkuk Bendo Magetan, Jumat (29/08).

Ajis juga menambahkan, tradisi Bersih Desa ini dilaksanakan setahun sekali, setiap bulan Agustus pada Jumat Pon dan Jumat Legi.

“Alhamdulillah, masyarakat masih guyub rukun, mau berbagi rezeki dalam bentuk sedekah makanan. Mudah-mudahan doa dan rasa syukur yang dipanjatkan membawa kehidupan yang ayem tentrem bagi warga,” pungkasnya. (Bgs/IJ)

Loading

Leave a Reply

This will close in 1 seconds

error: Content is protected !!