Highlight

Kenalkan Potensi dan Sejarah Desa dalam Pangkur Night Carnival

Kenalkan Potensi dan Sejarah Desa dalam Pangkur Night Carnival

NGAWI | INTIJATIM.ID – Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, dalam ajang perdana “Pangkur Night Carnival” 2025.

Pesta malam budaya ini tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat makna dalam memperkenalkan potensi, sejarah, dan semangat kemandirian desa. Sabtu malam (20/9/25).

Acara yang digelar pertama kali di tingkat kecamatan ini, event tersebut diikuti oleh 9 desa se-Kecamatan Pangkur. Setiap desa dengan ratusan peserta ini menampilkan parade budaya, pertunjukan seni tradisional, hingga pameran potensi lokal.

Camat Pangkur, Eddy Sukamto, mengpresiasi atas antusiasme peserta dan masyarakat, yang menunjukkan semangat kemandirian desa dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kebijakan Bupati Ngawi dan program strategis nasional.

“Para peserta menampilkan potensi desa dengan sangat kreatif. Ada petani unggulan, lumbung pangan, dan program-program yang mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu, Pangkur Night Carnival juga berhasil mengangkat identitas dan sejarah lokal melalui tampilan kostum tematik, replika bangunan bersejarah, serta produk unggulan desa seperti hasil pertanian, olahan UMKM, dan inovasi BUMDes.

“Ini bukan hanya parade. Ini panggung sejarah, ekonomi, dan semangat gotong royong warga desa. Kami ingin kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menghibur, tapi juga membangun rasa bangga dan saling belajar antar desa,” jelas Eddy, Sabtu (20/9).

Di tengah tantangan global akan krisis pangan dan perubahan iklim, Eddy menyebut, Pangkur Night Carnival hadir sebagai miniatur ketahanan desa, yang menegaskan bahwa pembangunan tidak harus selalu dimulai dari kota besar. “Justru dari desa-lah lahir solusi nyata yang mengakar pada potensi lokal,” pungkasnya. (Mei/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!