Highlight

Jalur Sarangan–Cemorosewu Magetan Sempat Lumpuh Total, Tim Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Akses utama yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah melalui jalur Sarangan–Cemorosewu sempat lumpuh total pada Sabtu (24/1/2026) pagi.

Dua pohon besar jenis Rustania tumbang dan melintang di tengah jalan, tepatnya di kawasan Atas Sarangsari Hill, Kecamatan Plaosan, Magetan.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini sempat memutus arus lalu lintas di jalur pendakian dan wisata tersebut. Namun, berkat kesigapan personel gabungan, material pohon berhasil dievakuasi dalam waktu singkat.

​Berdasarkan data di lapangan, dua (2) pohon yang tumbang memiliki ukuran yang cukup besar, dengan lingkar batang sekitar 208 cm dan 100 cm. Lokasi kejadian memang dikenal sebagai titik rawan bencana alam karena kontur tanah dan kondisi cuaca yang ekstrem di ketinggian.

​Mendapat laporan warga, tim gabungan dari Polsek Plaosan, TNI, BPBD Kabupaten Magetan, serta warga setempat langsung terjun ke lokasi. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, petugas bahu-membahu memotong batang pohon menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw) dan alat manual lainnya.

​”Benar, telah terjadi pohon tumbang akibat kondisi cuaca. Kami bersama TNI, BPBD, dan warga langsung melakukan evakuasi agar akses jalan segera bisa digunakan kembali,” ungkapnya di lokasi kejadian.

​Kerja sama solid ini membuahkan hasil. Dalam waktu yang relatif singkat, jalur yang sebelumnya tertutup total kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

​Mengingat cuaca yang tidak menentu, AKP Agus Budi Witarno mengimbau para pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

​”Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati terhadap angin kencang, pohon tumbang, hingga tanah longsor, terutama saat melintas di wilayah rawan,” tegasnya.

​Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan potensi bahaya melalui Call Center Polri 110 agar penanganan dini dapat segera dilakukan demi mencegah adanya korban jiwa. (Bgs/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!