Unik, Pelantikan Dua Perangkat Desa Jenangan Ngawi Diwarnai Prosesi Sungkeman dan Siraman
NGAWI | INTIJATIM.ID – Pemerintah Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, melantik dua perangkat desa dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan unik. Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Desa tersebut diwarnai prosesi sungkeman dan siraman kepada orang tua sebagai bentuk pelestarian budaya. Senin (26/1/2026).
Dua perangkat desa yang dilantik yakni Fahrizal Obiyoga sebagai Kepala Dusun (Kasun) Jenangan III dan Zainal Nur Zaifudin sebagai Kasi Pelayanan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jenangan, Anang Waluyo.
Menariknya, di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi, Pemerintah Desa Jenangan tetap berupaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui prosesi adat yang sarat makna tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jenangan Anang Waluyo menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman yang semakin digital, pemerintah desa dituntut untuk terus beradaptasi dan mengoptimalkan teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari bahwa kebutuhan informasi dan pelayanan publik saat ini harus cepat dan transparan. Oleh karena itu, perangkat desa harus siap mengikuti perkembangan teknologi,” jelasnya.
Anang mengatakan, prosesi sungkeman dan siraman yang disertakan dalam pelantikan tersebut merupakan bagian dari nguri-nguri budaya, sekaligus simbol doa dan restu orang tua agar perangkat desa yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Kami berharap seluruh perangkat desa tetap solid sehingga mampu memperkuat kinerja pemerintahan desa dan mendorong kemajuan Desa Jenangan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Kwadungan, Didik Hartanto, menekankan pentingnya peran perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap perangkat desa yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan berbaur dengan warga dan menjalankan perannya secara krusial.
“Sebagai jembatan penghubung masyarakat, memastikan program desa berjalan dengan baik serta mengembangkan potensi lokal dan memastikan roda pelayanan publik desa berjalan optimal demi kesejahteraan warga,” tutupnya. (Mei/IJ)
![]()



Post Comment