Perkuat Barisan PDI-P, Diana Sasa Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim
SURABAYA | INTIJATIM.ID – Kekuatan legislatif Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Jawa Timur resmi bertambah. Diana Amalia Verawatiningsih (Mbak Sasa) resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Kamis (5/2/2026).
Pelantikan yang berlangsung pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 ini menandai langkah strategis bagi fraksi berlambang banteng moncong putih tersebut untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan advokasi kebijakan publik di Jawa Timur.
Usai mengucap sumpah jabatan, Diana Sasa menegaskan kesiapannya untuk langsung tancap gas. Ia berkomitmen menjadikan kursi legislatifnya sebagai alat perjuangan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat bawah.
”Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran saya di Fraksi PDI-P adalah untuk memperkuat perjuangan dalam mengawal kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada rakyat Jawa Timur,” tegas Diana dalam sambutannya.
Secara spesifik, Diana berencana memfokuskan kinerjanya pada tiga pilar utama. Yakni, memastikan program pemerintah menyentuh akar rumput, pemberdayaan perempuan dan pemuda, mengawal pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana menyambut hangat bergabungnya Diana. Ia menilai pengalaman dan kapasitas yang dimiliki Diana akan menjadi aset penting bagi fraksi dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
”Kami yakin Ibu Diana akan memberi warna baru dan kontribusi positif. Bersama-sama, kita akan terus memperjuangkan program yang nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ungkap Ketua Fraksi.
Antusiasme juga datang dari para pendukung yang hadir dari berbagai daerah seperti Madiun, Malang, hingga Mojokerto. Mereka berharap sosok yang akrab disapa “Mbak Sasa” ini mampu menjadi jembatan bagi persoalan ekonomi kreatif dan pendidikan di daerah.
Ketua DPRD Provinsi Jatim dalam arahannya mengingatkan bahwa proses PAW ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan upaya menjaga kesinambungan amanah rakyat. Ia berpesan agar Diana senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.
”Peran wakil rakyat adalah amanah yang harus diemban dengan sepenuh hati. Semoga Ibu Diana mampu membawa perubahan positif menuju Jawa Timur yang lebih baik,” pungkas Musyafak Rouf.
Dengan pelantikan ini, Diana Amalia Verawatiningsih resmi memulai tugasnya dan akan segera ditempatkan di komisi terkait sesuai dengan penugasan dari fraksi untuk mengawal agenda-agenda strategis provinsi Jawa Timur. (Rwy/IJ)
![]()



Post Comment