Highlight

HUT ke-18: Gerindra Ngawi ‘Kompak Bergerak Berdampak’, Kawal Program Presiden

oplus 16908288

NGAWI | INTIJATIM.ID – Menapaki usia ke-18 tahun sebagai partai pemenang Pilpres 2024, DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngawi menggelar peringatan hari jadi dengan kesederhanaan yang sarat makna. Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak,” para kader diinstruksikan untuk turun langsung mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto demi menekan kesenjangan sosial.

​Peringatan yang digelar di Kantor DPC Partai Gerindra Ngawi, Kelurahan Margomulyo ini dihadiri sekitar 50 pengurus dari tingkat DPC, PAC, ranting, hingga sayap partai. Jumat (6/2/2026).

Meski dirayakan secara sederhana dan bersahaja, atmosfer soliditas tetap terasa kuat di tengah masa transisi kepemimpinan pasca-wafatnya ketua definitif, Alm. Waluyo Jati Sasongko.

​Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Ngawi, Suntoro, menegaskan bahwa instruksi perayaan sederhana datang langsung dari Presiden Prabowo. Hal ini sebagai bentuk empati nasional mengingat beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Sumatera, masih dalam masa pemulihan pascabencana.

​”Kita harus memastikan kehadiran Gerindra benar-benar berdampak. Sesuai arahan Bapak Prabowo, perayaan tahun ini sederhana saja sebagai empati atas musibah yang menimpa saudara kita di daerah lain,” ujar Suntoro dalam sambutannya.

​Dua poin krusial yang ditekankan dalam momentum HUT ini adalah pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Suntoro mewajibkan seluruh kader, terutama yang mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk menjadi teladan dalam memberikan standar gizi terbaik bagi generasi muda.

​”Kader Gerindra harus menjadi contoh. Kita kawal program pemerintah agar manfaatnya dirasakan langsung dan mampu mengurangi kesenjangan antara masyarakat miskin dan kaya,” tegasnya.

Selain itu, ​di hadapan para kader, Suntoro juga mengingatkan agar kemenangan partai tidak membuat anggota bersikap jumawa. Ia menekankan bahwa komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi bersifat mutlak dan tidak pandang bulu.

​”Presiden tidak melihat latar belakang partai. Siapa pun yang bermain-main dengan anggaran akan diproses hukum. Kader Gerindra di Ngawi harus menjadi teladan dalam integritas,” jelasnya.

​Sebagai wujud konkret dari tema “Berdampak,” ink rangkaian acara tidak hanya diisi dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama, tetapi juga aksi kemanusiaan, seperti ​donor darah dan pembagian sembako.

​Sekretaris DPC Partai Gerindra Ngawi, Tarmizi, menutup dengan harapan agar usia ke-18 ini menjadi momentum bagi seluruh mesin partai untuk semakin solid mendukung pemerintahan pusat.

​”Kompak bertahan, bergerak bersama, dan memastikan setiap langkah politik kita berdampak nyata bagi keadilan sosial di Ngawi,” pungkasnya. (Mei/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!