Highlight

Antisipasi Macet Libur Lebaran, Sekolah di Magetan “Disulap” Jadi Kantong Parkir Pemudik

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Menghadapi lonjakan arus mudik Idul Fitri 1447 H, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan melakukan langkah proaktif. Seluruh sekolah di Bumi Mageti diinstruksikan untuk membuka gerbang dan memanfaatkan halaman sekolah sebagai area parkir resmi bagi kendaraan pemudik.

​Kebijakan ini diambil menyusul prediksi membludaknya kendaraan pribadi yang masuk ke wilayah Magetan. Kepala Dikpora Magetan, Suhardi, menegaskan bahwa pergeseran titik macet dari kota besar ke daerah harus diantisipasi sejak dini.

​Menurutnya, ada tiga alasan pembentukan kantong parkir di sekolah-sekolah. Yakni, memastikan bahu jalan tetap bersih dari kendaraan yang parkir sembarangan agar arus lalu lintas tetap lancar, memberikan rasa aman bagi warga yang membawa kendaraan pribadi dengan area parkir yang lebih terlokalisasi, dan memudahkan pemudik untuk memarkir kendaraannya serta menggerakkan roda ekonomi lokal di Magetan.

​”Saat Hari Raya, pusat kepadatan itu bergeser ke daerah. Pemudik ini membawa dampak ekonomi yang besar bagi kita. Kita harus menyambut mereka dengan fasilitas yang memadai agar nyaman berbelanja di sini,” kata Suhardi, Kamis (12/3/2026).

​Selain itu, Dikpora Magetan memberikan fleksibilitas penuh kepada pihak sekolah untuk mengatur mekanisme operasional sesuai kondisi lahan masing-masing.

“Jangan sampai kendaraan meluap ke sepanjang jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Pihak sekolah diharapkan juga memastikan keamanan kendaraan yang terparkir di lahannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suhardi memandang kedatangan pemudik sebagai tamu istimewa yang membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan tersedianya fasilitas parkir yang memadai, diharapkan pemudik merasa nyaman untuk berbelanja dan menghabiskan waktu di Magetan.

“Pemudik ini membawa ‘devisa’ ke Kabupaten Magetan. Mereka belanja dan mengeluarkan uang di sini, yang pada akhirnya akan mengangkat perekonomian masyarakat sekitar,” tutup Suhardi.

​Dengan kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi pemandangan kendaraan yang meluap ke badan jalan yang seringkali menjadi pemicu kemacetan di titik-titik vital Kabupaten Magetan selama libur Lebaran. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!