Highlight

Dana MBG Belum Cair, Tiga SPPG di Magetan Berhenti Beroperasi

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID Tiga (3) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan berhenti beroperasi sementara akibat dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum cair.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Magetan, Welly Kristianto, yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, membenarkan kondisi tersebut. Pernyataan itu disampaikan Welly kepada awak media saat menghadiri peringatan HUT ke-37 SMKN 1 Magetan di GOR Ki Mageti, Senin (2/2/2026).

Menurut Welly, saat ini terdapat tiga dari total 42 SPPG di Magetan yang menghentikan operasional, yakni SPPG Baron, SPPG Purwodadi, dan SPPG Duyung.

“Benar, ada beberapa SPPG di Magetan yang berhenti beroperasi akibat belum ditransfernya dana dari pusat,” ujarnya, Senin (2/2).

Penghentian operasional ini berdampak pada layanan makan bergizi gratis bagi siswa di sekolah-sekolah yang selama ini dilayani oleh tiga SPPG tersebut.

Welly menjelaskan, operasional SPPG sangat bergantung pada kelancaran pencairan dana MBG dari pemerintah pusat. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, serta pembiayaan tenaga operasional dapur.

Selain itu, Ia juga menegaskan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menalangi anggaran operasional yang bersumber dari pusat. “Kami hanya bisa menunggu karena itu kewenangan BGN. Dana tersebut juga tidak bisa ditalangi,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai kapan SPPG yang berhenti dapat kembali beroperasi, Welly mengaku belum dapat memberikan kepastian waktu dan masih menunggu proses pencairan dana dari BGN pusat selesai.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pencairan dana MBG di Magetan. (Bgs/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!