Jenguk Korban Kecelakaan Kerja, Bupati Magetan Instruksikan Kontraktor Prioritaskan BPJS Ketenagakerjaan
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menjenguk langsung Suratni, korban kecelakaan kerja proyek konstruksi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, pada Senin (23/02/26).
Kehadiran sosok Bunda Nanik (Bupati Magetan red) di kediaman korban, tepatnya di Dusun Gondang, Desa Sidomulyo, bukan sekadar kunjungan formal. Didampingi jajaran OPD terkait, Bupati menyerahkan santunan langsung sebagai bentuk dukungan moril dan material bagi keluarga korban yang tengah menjalani masa pemulihan.
Dalam suasana penuh haru, Bupati Nanik berbincang langsung dengan Suratni dan ibundanya untuk mendengar kronologi musibah tersebut. Ia juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang terjadi di lapangan.
“Kami turut prihatin atas kecelakaan kerja yang dialami oleh saudara Suratni. Semoga segera pulih dan diberikan kesehatan. Saya berpesan untuk selalu berhati-hati dalam bekerja,” ujarnya di sela-sela kunjungannya.
Menyikapi tingginya risiko di sektor konstruksi, Bupati Nanik memberikan instruksi tegas kepada seluruh kontraktor dan pelaksana pembangunan KDMP di wilayah Magetan, bahwa perlindungan tenaga kerja tidak boleh ditawar lagi. Hal ini demi menjamin adanya perlindungan finansial dan medis jika terjadi risiko kerja di masa depan.
”Konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang nyata. Saya minta kepada pelaksana pembangunan agar para pekerja diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan pekerja harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Meski masih dalam kondisi terbatas karena cedera, Suratni tak kuasa menahan haru atas perhatian dari orang nomor satu di Magetan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena merasa diperhatikan secara langsung oleh pemerintah daerah.
“Terima kasih banyak Ibu Bupati atas bantuan dan kunjungannya. Kami sangat terbantu dengan kehadiran Ibu hari ini,” ungkap Suratni.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Magetan untuk memperketat standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pemkab Magetan terus berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Red/IJ)
![]()



Post Comment