Ketuk Pintu Langit Melalui Kebahagiaan Anak Yatim, Kapolres Magetan Belikan Baju Lebaran di Maospati
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum emas untuk melipatgandakan kasih sayang. Semangat inilah yang terpancar di sebuah pusat perbelanjaan di Maospati, Jumat (13/3/2026), saat puluhan anak yatim piatu memadati lorong-lorong pakaian dengan wajah berseri.
Melalui program bertajuk “Berkah Ramadan: Indahnya Berbagi”, Kapolres Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, SH, SIK, MM, mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro untuk memilih sendiri “kado kemenangan” mereka menyambut Idul Fitri 1447 H.
Berbeda dengan sekadar menerima paket bantuan, dalam kegiatan ini anak-anak diberikan kebebasan penuh. Mereka tampak antusias menyisir rak-rak pakaian, mencoba sepatu, hingga memilih tas yang mereka sukai. Seluruh biaya belanjaan tersebut ditanggung langsung oleh Kapolres Magetan.
”Kami ingin mereka merayakan Lebaran dengan penuh keceriaan seperti anak-anak lainnya. Ini adalah wujud kepedulian kami agar mereka merasa tidak sendirian dalam menyambut hari kemenangan,” ujar AKBP Erik.
Lebih lanjut, AKBP Erik menegaskan bahwa peran Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada penegakan hukum dan keamanan semata. Ada tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir sebagai pelindung sekaligus pengayom bagi mereka yang membutuhkan.
”Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga dalam berbagi kebahagiaan. Inilah sisi kemanusiaan yang terus kami pupuk,” jelasnya.
Suasana haru sempat menyelimuti lokasi saat Aisyah, salah satu penghuni panti, mengekspresikan rasa syukurnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia memeluk tas dan sandal baru pilihannya.
”Terima kasih Pak Kapolres. Saya senang sekali bisa pilih baju sendiri. Ini membuat saya semakin semangat menyambut Hari Raya,” ungkap Aisyah lirih namun penuh kegembiraan.
Melalui aksi nyata ini, Polres Magetan mengingatkan kita semua bahwa indahnya Ramadan justru terletak pada seberapa besar kita mampu menghapus air mata dan menggantinya dengan senyum di wajah mereka yang kurang beruntung. (Red/IJ)
![]()



Post Comment