Highlight

Mitigasi Longsor di Sarangan: Gerak Cepat Pemkab Magetan Bersama BBWS, Perbaikan Permanen Segera Dikaji

gridart 20260119 221310481

​MAGETAN | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Ketua DPRD Magetan, beserta instansi terkait, melakukan peninjauan intensif di lokasi longsoran tebing Telaga Sarangan. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan wisatawan sekaligus merancang perbaikan permanen pada infrastruktur yang terdampak. Senin (19/1/2026).

​Pasca-kejadian longsor dan talud ambrol pada Sabtu (17/1) lalu, pemerintah daerah langsung melakukan langkah mitigasi cepat. Ketua DPRD Magetan Suratno mengapresiasi instruksi Bupati yang segera mengonsolidasikan Dinas PU, Pariwisata, BPBD, dan Satpol PP.

​Sebagai penanganan darurat, titik longsor sepanjang 70 meter dengan ketinggian tebing mencapai 7 meter tersebut kini telah ditutup menggunakan terpal plastik.

oplus 16908288
Ketua DPRD Magetan Suratno (kiri) bersama Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) BBWS Bengawan Solo (kanan) dan Dinas Terkait Saat Meninjau Lokasi di Sarangan. Senin (19/1/2026).

​”Langka kami adalah menutupi lereng dengan plastik kiriman BBWS Solo untuk menjaga stabilitas lereng agar tidak semakin parah jika diguyur hujan,” ujar Krisna Sulistya, Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) BBWS Bengawan Solo saat di lokasi.

​Selain perbaikan teknis dinding penahan, pemerintah juga mewacanakan pelebaran jalan di area terdampak. Mengingat jalur tersebut cukup sempit, direncanakan adanya pelebaran sekitar 1 hingga 1,5 meter guna meningkatkan kenyamanan akses publik.

​Pihak BBWS dan Pemda akan segera berkoordinasi dengan Perhutani terkait status lahan untuk merealisasikan rencana tersebut. Selain itu, evaluasi terhadap jaringan pipa PDAM juga menjadi prioritas untuk mencegah kebocoran air yang berpotensi menggemburkan lapisan tanah di bawah tebing.

“Kita tidak saling menyalahkan, tapi akan kita kaji bersama sebelum perbaikan,” jelas Kang Ratno, sebutan akrab Ketua DPRD Magetan, (19/1).

​Terkait dampak pariwisata, pemerintah menegaskan bahwa Telaga Sarangan tetap aman dan beroperasi normal bagi wisatawan. Isu-isu negatif mengenai harga kebutuhan pokok yang melonjak pasca-bencana pun ditepis secara tegas.

​”Sarangan tetap aman dan damai. Akses masih bisa melalui Lingkar Barat. Kami juga luruskan bahwa harga kuliner seperti sate dan ronde tetap stabil, tidak ada kenaikan harga seperti opini yang beredar di luar,” ungkap Ketua DPRD Magetan.

​Tim gabungan akan segera melakukan rapat teknis setelah survei pengukuran topografi. “Hasilnya akan dilaporkan ke pemerintah pusat guna pengajuan anggaran perbaikan permanen yang lebih kokoh, termasuk rencana penggunaan material beton untuk memperkuat struktur tebing,” pungkasnya. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!