Highlight

Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Magetan dan OJK Kediri Sinergikan Program TPAKD 2026

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten Magetan terus memacu akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan. Hal ini ditegaskan dalam audiensi antara Bupati Magetan Magetan dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, bertempat di Pendapa Surya Graha, Kamis (22/01/2026).

​Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada evaluasi dan optimalisasi Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Magetan tahun 2025, serta penyusunan langkah taktis untuk tahun berjalan.

​Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai momentum untuk memperluas akses permodalan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi dengan OJK sangat krusial dalam mengembangkan potensi unggulan daerah.

​”Pemkab Magetan berkomitmen penuh mendukung program OJK, terutama yang menyasar penguatan akses keuangan bagi pelaku UMKM, koperasi, sektor pertanian, hingga perindustrian. Ini adalah langkah nyata kita untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ungkap Bunda Nanik, sebutan akrab Bupati Magetan.

Sementara itu, ​Kepala OJK Kediri, Ismirani, mengungkapkan bahwa, pihaknya telah menyiapkan serangkaian program edukasi yang lebih inklusif di Magetan. Salah satu prioritasnya adalah memberikan pemahaman keuangan kepada kelompok rentan dan organisasi kemasyarakatan.

​”Kedepan, kami akan menggencarkan literasi keuangan dengan fokus khusus pada kelompok disabilitas dan ibu-ibu PKK. Tujuannya agar mereka tidak hanya paham produk jasa keuangan, tapi juga memiliki benteng perlindungan diri,” jelasnya.

​Selain pengembangan bisnis, OJK Kediri juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kejahatan keuangan. Melalui TPAKD, OJK akan membantu masyarakat Magetan agar mampu membedakan layanan keuangan legal dan ilegal, terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, serta waspada terhadap tawaran investasi bodong yang merugikan.

​Pihak OJK juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawasan dan pengembangan terhadap Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayah Magetan agar tetap sehat dan mampu melayani kebutuhan perbankan masyarakat desa secara optimal,” tutup Ismirani. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!