Highlight

Safari Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia, Senyum 1.000 Anak Yatim di Magetan

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Magetan menerima santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Magetan dalam kegiatan sosial yang digelar di GOR Ki Mageti Magetan, Kamis (05/03/2026).

Acara yang dikemas dalam Safari Ramadan 1447 H, dengan tema “Zakat Menguatkan Indonesia, Senyum 1000 anak Yatim” ini menjadi salah satu program kepedulian BAZNAS untuk membantu anak yatim sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Ketua BAZNAS Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa mengatakan, program santunan anak yatim merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, program tersebut merupakan arahan dari Gubernur Jatim, yang menargetkan sebanyak 18.000 anak yatim di 18 kabupaten Jawa Timur.

“Jika dihitung secara keseluruhan, nilai bantuan yang disalurkan hampir mencapai Rp3 miliar,” kata Prof. Ali Maschan, kepada intijatim.id

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan, KH. Sumarno Abdul Azid menjelaskan, pelaksanaan santunan ini merupakan hasil kerja sama antara lembaga amil zakat dari provinsi dan kabupaten.

BAZNAS Provinsi menyalurkan bantuan berupa tas sekolah lengkap dengan alat tulis, sedangkan BAZNAS Magetan memberikan santunan uang tunai kepada para penerima manfaat (mustahik).

“Setiap anak menerima bantuan Rp150.000, ditambah uang transport Rp25.000 yang dikoordinasikan melalui sekolah atau Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora). Kami juga menyiapkan paket buka puasa untuk anak-anak,” ungkapnya, Kamis (05/03). KH. Sumarno menambahkan, dari total 1.000 penerima, sebanyak 800 anak merupakan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 200 anak dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 18 kecamatan Kabupaten Magetan. Pun menyebut, program ini telah berjalan selama tiga tahun di berbagai daerah di Jawa Timur.

“Tahun ini Magetan menjadi salah satu daerah dalam putaran terakhir dari 11 kabupaten/kota yang menerima program santunan sebelum memasuki siklus berikutnya tahun depan,” jelasnya.

Selain santunan anak yatim, BAZNAS juga memiliki sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya program beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) yang memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta per semester selama delapan semester bagi keluarga yang belum memiliki anggota keluarga bergelar sarjana.

Lembaga sosial ini juga membuka layanan bagi masyarakat yang ingin melaporkan lansia sebatang kara agar dapat memperoleh bantuan sosial. “Jika ada warga yang hidup sebatang kara, silakan dilaporkan ke BAZNAS Magetan atau BAZNAS Provinsi. Mereka akan mendapatkan bantuan rutin Rp600.000 setiap bulan hingga meninggal dunia,” tutup Ketua BAZNAS Jatim. (Bgs/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!