Highlight

Sapa Ramadan 1447 H, Puluhan Lansia di Magersari Sidoarjo ‘Ketagihan’ Tadarus

oplus 16908288

SIDOARJO | INTIJATIM.ID – Ada pemandangan berbeda di Masjid Siti Suci Nur Rohmah, Perumahan Magersari Permai, Sidoarjo, pada malam perdana Ramadan 1447 H, Jumat (20/2/2026).

Jika biasanya tadarus didominasi oleh remaja masjid, kali ini puluhan jamaah lanjut usia (Lansia) justru tampak paling antusias melantunkan ayat-ayat suci.

​Fenomena “ketagihan” mengaji ini bukanlah kebetulan. Semangat para pensiunan yang akrab disapa Jamaah PAN ini adalah buah dari perjuangan panjang selama setahun terakhir belajar di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) khusus lansia.

​Pembina Takmir Masjid, Drs. H. Akhmad Zaini MSi, mengungkapkan bahwa program ini berawal dari keprihatinan. Meski rutin mengikuti kegiatan keagamaan seperti tahlil dan istighosah, rupanya banyak jamaah senior yang belum lancar membaca huruf Hijaiyah.

​”Setelah didata atas restu Ketua Takmir, Abah Makin Rahmat, ternyata banyak yang memiliki krentek (keinginan kuat) untuk belajar. Kami dampingi mulai dari dasar, mengenal makhraj, tajwid, hingga bisa tilawah,” ujar Ust. H. M. Kholili, pengasuh TPQ Lansia.

​Tak main-main, fasilitas pendukung pun disiapkan secara serius untuk menunjang fisik para lansia. DIantaranya adalah, Alquran ukuran jumbo, dampar (meja ngaji), dan bantuan kacamata plus dukungan dari CBL.

​Keberhasilan program ini juga didukung oleh tim ustadz yang kompeten. Ust. Suharto fokus membimbing tajwid, sementara Ust. A. Suud Asyari mengawal teknis kelancaran bacaan. Hasilnya pun banyak jamaah yang sanggup deres (membaca berulang) sejak usai Subuh hingga waktu Isyro’.

​”Butuh ketelatenan ekstra. Kuncinya adalah kebersamaan untuk menjaga motivasi mereka agar tetap sregep,” ungkap Abah Zaini.

​Selain bimbingan di masjid, takmir juga memberikan stimulus spiritual melalui kegiatan tadabbur. Para jamaah sempat diajak berziarah ke makam Syekh Ahmad Subakir di Gunung Tidar, Magelang, hingga ke makam Gus Dur di Jombang. Perjalanan ini terbukti ampuh mempertebal semangat belajar mereka.

​Kini, di bawah temaram lampu masjid Siti Suci Nur Rohmah, suara parau para lansia yang mengeja firman Tuhan menjadi bukti nyata bahwa usia hanyalah angka, dan belajar Alquran tak mengenal kata terlambat. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!