Sarangan Tetap “Gaspol”: Tepis Isu Penutupan Akibat Longsor Jelang Libur Lebaran 2026
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Kabar burung mengenai penutupan objek wisata Sarangan akibat dampak longsor beberapa waktu lalu dibantah keras oleh pihak pengelola, yaitu Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Jawa Timur.
Meski kondisi nasional sedang mengalami fluktuasi, Sarangan tetap optimis menjadi magnet utama wisatawan pada musim libur Lebaran 2026, dengan target kunjungan mencapai ratusan ribu orang.
Menyusul beredarnya isu penutupan jalur atau area wisata, Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, melalui Kepada Bidang (Kabid) Destinasi Pariwisata, Yosef Cahyo Wibawanto, menegaskan bahwa operasional Sarangan tetap berjalan normal. Langkah cepat “klarifikasi” telah dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak ragu berkunjung.
​Berdasarkan data tahun lalu, kunjungan wisatawan mencapai angka 198.000 orang. Meski kondisi ekonomi nasional saat ini sedang lesu, Disbudpar Magetan optimis capaian kunjungan wisatawan di Sarangan diprediksi seperti tahun lalu.
​”Kita harus berkaca pada kondisi dan realistis. Dengan adanya penurunan daya beli secara nasional, target kita adalah menjaga stabilitas pengunjung agar tetap di angka yang sama dengan tahun lalu,” kata Yosep, Selasa (17/3/2026).
Dalam dua minggu terakhir, kata Yosef, persiapan intensif telah dilakukan, mulai dari koordinasi wilayah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jalur pasca-longsor, kesiapan pedagang menyambut lonjakan pengunjung, serta kebersihan dan fasilitas.
​Selain itu, Disbudpar bersama komunitas hotel (PHRI) Magetan, telah memberikan imbauan tegas agar para pemilik akomodasi tidak menaikkan harga secara tidak wajar (getok rego). “Transparansi harga menjadi prioritas utama, di mana wisatawan diimbau untuk memastikan harga sebelum melakukan check-in,” ungkap Yosef kepada intijatim.id
Selain persiapan fisik, Pemerintah juga mengingatkan wisatawan untuk waspada terhadap penipuan di media sosial. ” Wisatawan disarankan melakukan verifikasi langsung ke nomor resmi hotel guna menghindari kerugian saat tiba di lokasi,” jelasnya.
Sementara, kabar baik bagi para pelancong. Pasalnya, harga penginapan dan hotel di kawasan Sarangan terpantau masih stabil menjelang tanggal 20 (H-Lebaran). Untuk tipe single bed berada di kisaran Rp400.000, sementara double bed di angka Rp500.000. (Red/IJ)
![]()



Post Comment