Tuai Tanda Tanya..!? Biaya Pelantikan Kasun Jatisari Terkesan Ditutupi
NGAWI | INTIJATIM.ID – Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Dusun (Kasun) Jatisari, Desa Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi, digelar di Aula Kantor Desa Babadan pada Rabu (24/12/2025). Namun, transparansi anggaran kegiatan tersebut menuai tanda tanya.
Kepala Desa Babadan Paron, Siti Yusmini, mengatakan, seluruh biaya pelantikan bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes). Ia menegaskan tidak ada pembebanan biaya kepada perangkat yang dilantik.
“Kita anggarkan murni dari desa, kami ambil dari PADes. Tidak membebani atau dikasih dari yang saat ini dilantik,” ujar Siti Yusmini, meski dengan nada ragu-ragu.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai besaran anggaran yang digunakan, Siti Yusmini tidak dapat menyebutkan nominal pasti. Ia hanya menjawab singkat sambil menganggukkan kepala. “Ya secukupnya,” katanya singkat.

Sementara itu, Kasun Jatisari yang baru dilantik, Assalma Fadhila, mengaku bersyukur dan senang atas pelantikan yang berjalan lancar. “Alhamdulillah senang, lega, karena dari awal sampai akhir berjalan lancar,” ujarnya.
Terkait biaya syukuran, Assalma mengaku memang ada, namun seluruh urusan biaya tersebut telah diserahkan kepada kepala desa.
“Kalau biaya syukuran ada, tapi kalau nominalnya langsung tanya ke Bu Lurah, ke Bu Lurah mawon maturnuwun,” ujngkapnya sambil tersenyum malu.
Beberapa kali ditanya, Assalma tetap memberikan jawaban serupa. “Itu sudah saya serahkan ke Bu Lurah, monggo, matur suwun,” tandasnya.
Di sisi lain, salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena tidak dilibatkan dalam proses perencanaan maupun musyawarah kegiatan pelantikan tersebut.
“Kami perangkat juga tidak dilibatkan kok, tidak diajak musyawarah,” ujarnya singkat dengan nada kecewa.
Minimnya keterbukaan terkait rincian anggaran serta tidak dilibatkannya perangkat desa menimbulkan kesan adanya penutupan informasi dalam pelaksanaan kegiatan pelantikan Kasun Jatisari tersebut. (Mei/IJ)
![]()



Post Comment