Highlight

Kunjungan Wisatawan di Sarangan Tembus 117 Ribu, PAD Magetan Capai Rp.20,2 Miliar

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Objek Wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan tetap menjadi magnet utama pariwisata di Kabupaten Magetan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, tercatat sebanyak 117.447 wisatawan berkunjung ke telaga legendaris di lereng Gunung Lawu tersebut selama periode libur panjang akhir tahun.

​Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Joko Trihono, mengungkapkan bahwa tren kunjungan tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil meskipun cuaca di kawasan pegunungan kerap berubah-ubah. Puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari 2026 dengan jumlah wisatawan harian mencapai 21.000 orang.

​Selain lonjakan volume pengunjung, sektor pariwisata Magetan mencatatkan perolehan pendapatan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025 yang baru saja berakhir, total Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tiket masuk Telaga Sarangan berhasil menyentuh angka Rp.20,202 miliar.

​Angka ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan perolehan tahun 2024 sebesar Rp.20,102 miliar. Meski demikian, realisasi tersebut masih berada di bawah target yang dipatok oleh pemerintah daerah untuk tahun 2025, yakni sebesar Rp.21,2 miliar.

​”Kami mencatat jumlah kunjungan total sepanjang 2025 mencapai 1.094.668 orang. Walaupun target PAD sebesar Rp 21,2 miliar belum terpenuhi secara penuh (mencapai sekitar 95%), kenaikan jumlah wisatawan dan pendapatan ini tetap menjadi sinyal positif bagi ekonomi lokal,” jelas Joko, Selasa (6/1/2026).

​Disbudpar Magetan mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi capaian target, mulai dari dinamika daya beli masyarakat hingga faktor alam. Kendati target 2025 belum tercapai sepenuhnya, Pemkab Magetan tetap optimis dalam menaikkan target PAD sektor pariwisata tahun 2026 menjadi Rp.23,4 miliar.

Sejumlah langkah strategis pun telah disiapkan. Diantaranya, optimalisasi retribusi, peningkatan fasilitas dan keamanan jalur menuju destinasi wisata, seperti penempatan tim “Drogba” Polres Magetan untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan di jalur ekstrem menuju Sarangan.

Situasi keamanan selama libur Nataru terpantau kondusif. Meski sempat dilaporkan adanya anak yang terpisah dari orang tua di tengah kerumunan, kesigapan petugas Pos Pengamanan Sarangan berhasil mempertemukan kembali keluarga tersebut dalam waktu singkat.

Sementara, arus lalu lintas di jalur pendakian juga dilaporkan lancar berkat rekayasa lalu lintas dan patroli rutin dari pihak kepolisian. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!