Highlight

Sirkuit Parang Bersolek: Magetan Siap “Guncang” Jawa Timur Lewat Kejurprov 2026

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Deru mesin motor dipastikan bakal segera memecah keheningan di lereng perbukitan Parang. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan, kini tengah tancap gas mematangkan persiapan “Sirkuit Parang” sebagai lokasi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Motor Jawa Timur, pada Maret 2026 mendatang.

​Bukan sekadar ajang adu kecepatan, gelaran ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian bahwa Magetan mampu menyelenggarakan event olahraga otomotif skala regional dengan standar tinggi.

​Dikpora Kabupaten Magetan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah revitalisasi lintasan. Mengingat karakter Sirkuit Parang yang memiliki tikungan teknis dan elevasi unik, faktor keamanan (safety) menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

​Beberapa pembenahan krusial yang sedang dilakukan seperti, optimalisasi lintasan, barikade dan ban pengaman di titik-titik rawan keluar lintasan (run-off area), penataan ruang teknis bagi mekanik dan tim agar lebih representatif dan teratur.

Kepala Dikpora Magetan, Suwata, menyampaikan bahwa pemilihan Sirkuit Parang bukan tanpa alasan. Lokasi ini memiliki potensi “Sport Tourism” yang besar.

​”Kami ingin penonton tidak hanya pulang membawa cerita tentang siapa yang juara, tapi juga tentang keindahan Magetan. Ini adalah integrasi antara prestasi olahraga dan kebangkitan ekonomi kreatif lokal,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).

​Selain menjadi wadah bagi pembalap lokal Magetan untuk mengasah mental di “rumah” sendiri, Kejurprov ini diprediksi akan menggerakkan roda ekonomi warga sekitar. “Sektor penginapan, kuliner, hingga jasa parkir di wilayah Parang dipastikan akan mendapat suntikan omzet dari ribuan pasang mata yang hadir,” ungkapnya kepada intijatim.id

Dengan persiapan yang makin matang, Sirkuit Parang siap menasbihkan diri sebagai salah satu lintasan balap paling ikonik di Jawa Timur. Kini, publik Magetan hanya perlu menghitung hari sebelum bendera start dikibarkan. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!