Highlight

Bukan Seremonial Biasa, HPN 2026 Jadi Bukti Nyata Independensi Pers di Magetan

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Magetan tahun ini terasa berbeda. Tanpa kemewahan yang dibiayai negara, para jurnalis yang tergabung dalam “Perkumpulan Wartawan Magetan” memilih merayakan hari besar mereka dengan cara yang lebih bermakna, yaikni swadaya dan inklusif.

​Bertempat di Kedai Lembah Manah Magetan, acara ini seolah menjadi antitesis dari seremonial formal. Meski digelar sederhana tanpa kucuran APBD, atmosfer “Pilar Keempat Demokrasi” justru terasa lebih kental melalui diskusi bersama yang cair. Selasa (10/2/2026).

​Menariknya, kemandirian para jurnalis ini justru menarik atensi pejabat lintas sektoral. Tanpa undangan resmi, jajaran Kepolisian, Kejaksaan, hingga Pemerintah Kabupaten Magetan hadir secara spontan. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas eksistensi pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Kasi Humas Polres Magetan, ​AKP Indra Suprihatin, mengapresiasi kekompakan para kuli tinta di lereng Gunung Lawu ini.

​”Meskipun wadah organisasinya beragam, tujuannya satu, yaitu membawa Magetan dikenal dunia lewat informasi. Ini adalah bentuk sinergitas yang sehat,” ujarnya.

​Senada dengan itu, Kasi Intel Kejaksaan Magetan, Moh Andy Sofian, melihat momentum ini sebagai peluang yang konstruktif. Ia berharap ruang diskusi semacam ini tidak hanya terjadi setahun sekali, tetapi menjadi agenda rutin bulanan untuk mempersempit celah miskomunikasi, terutama terkait edukasi hukum bagi masyarakat,” ungkapnya.

​Di sisi lain, Pemkab Magetan melalui Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) yang baru, Bayu Prasetyo, memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan diri. Menggantikan Eko Budiono yang bergeser tugas, Bayu menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang harmonis namun tetap kritis.

“Salam kenal kepada semua wartawan di Magetan. Karena saya baru dilantik awal Februari kemarin, jadi jangan di bully ya…,” celetuknya sembari bercanda.

​Langkah para jurnalis Magetan yang memilih swadaya dalam memperingati HPN 2026 adalah pesan kuat bagi publik. Ini adalah komitmen bahwa profesionalisme tidak bisa dibeli, dan integritas tetap menjadi harga mati.

​Acara yang ditutup dengan sesi hiburan dan foto bersama ini menegaskan bahwa pers yang kuat adalah pers yang mampu berdiri di kaki sendiri, namun tetap membuka pintu lebar bagi kolaborasi demi kemajuan daerah. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!