Estafet Kepemimpinan di Lereng Lawu, Sabrul Iman Resmi Nakhodai Kejari Magetan
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Gerbong mutasi di lingkungan Kejaksaan Agung kembali membawa perubahan signifikan bagi penegakan hukum di Kabupaten Magetan. Sabrul Iman, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya. Kehadirannya kini memicu ekspektasi publik, apakah ia akan menjadi figur “sapu bersih” atau sekadar menjaga status quo?
Sabrul Iman datang dengan rekam jejak yang solid. Di pundaknya, kini tertumpu harapan warga Magetan untuk melihat penegakan hukum yang tidak hanya tajam, tetapi juga mampu menjawab tantangan kompleksitas birokrasi di daerah.
Tak butuh waktu lama bagi Sabrul untuk memetakan arah kebijakannya. Ia mengusung strategi terintegrasi yang menyasar tiga aspek utama. Pun, berkomitmen untuk melakukan inventarisasi ulang terhadap tunggakan kasus tindak pidana korupsi yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat.
Selain itu, fokusnya adalah kepastian hukum naik ke meja hijau atau dihentikan jika memang tidak cukup bukti. Dan penerapan hukum humanis melalui Restorative Justice (RJ) hingga ke desa-desa Magetan. Serta pendampingan preventif proyek strategis.
Meski sinergi dengan jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) adalah keharusan, publik menantikan keberanian Sabrul dalam menjaga jarak yang sehat dengan kekuasaan eksekutif. Tantangan terbesarnya adalah membuktikan bahwa kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Magetan tidak akan melunakkan taring Kejaksaan saat ditemukan indikasi penyelewengan anggaran.
”Kami hadir bukan untuk menjadi penghambat pembangunan, tetapi sebagai mitra yang memastikan setiap langkah pembangunan berjalan di atas koridor hukum yang benar,” ujar Sabrul Iman dalam apel perdana di Kejari Magetan, Kamis (12/2/2026).
Kini, masyarakat Magetan tinggal menunggu pembuktian. Apakah gaya kepemimpinan Sabrul Iman akan membawa angin segar bagi transparansi hukum, atau justru terjebak dalam rutinitas administratif? Satu yang pasti, nakhoda baru telah ditetapkan, dan mata publik akan terus mengawasi setiap langkah yang diambil dari kantor di Jalan Jaksa Agung Suprapto tersebut. (Bgs/IJ)
![]()



Post Comment