Highlight

Kejar Taget Mudik, PUPR Ngawi Tambal Sulam Jalan Berlubang di 19 Kecamatan

oplus 16908288

Kejar Taget Mudik, PUPR Ngawi Tambal Sulam Jalan Berlubang di 19 Kecamatan

Ngawi – Menjelang arus mudik Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Ngawi mulai melakukan perbaikan jalan berlubang di berbagai ruas jalan kabupaten.

Perbaikan dilakukan dengan metode tambal sulam menggunakan material aspal coldmix yang didistribusikan ke 19 kecamatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat, khususnya para pemudik saat Hari Raya Idul Fitri, dapat berjalan lancar dan aman saat melintasi wilayah Kabupaten Ngawi.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rachman, mengatakan proses pengadaan aspal dingin atau coldmix telah selesai sehingga material sudah siap digunakan untuk memperbaiki jalan berlubang.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri kami sudah mulai melakukan perbaikan jalan yang sifatnya tambal sulam dan tersebar di 19 kecamatan. Kemarin kami sudah melakukan pengadaan aspal dingin coldmix berupa aspal instan untuk menutup lubang jalan,” kata Fauzi, Senin (9/3/2026).

Fauzi menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar para pemudik tidak terganggu dengan kondisi jalan yang rusak saat melintasi wilayah Ngawi.

LlM. “Makanya kami berupaya semaksimal mungkin melakukan penambalan jalan yang berlubang,” ujarnya.

Fauzi menyebutkan seluruh material coldmix sudah didistribusikan ke kecamatan-kecamatan yang terdapat ruas jalan berlubang. Total anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan material tersebut mencapai Rp 1.976.700.000.

“Material sudah didroping di seluruh kecamatan. Semua ruas jalan kabupaten yang berlubang harus ditambal. Di mana ada lubang maka wajib dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan aspal coldmix dipilih karena lebih fleksibel digunakan, terutama saat musim hujan. Selain itu, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat rutin dengan metode tambal sulam.

DPUPR Ngawi juga tengah memproses pengadaan material lain seperti aspal drum dan lapis penetrasi untuk mendukung perbaikan jalan.

Fauzi menegaskan, perbaikan yang dilakukan saat ini hanya untuk jalan berstatus kabupaten. Sementara jalan berstatus provinsi menjadi kewenangan Dinas PUPR Jawa Timur dan jalan nasional menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR.

“Untuk jalan berlubang di jalan provinsi dan nasional, kami selalu berkomunikasi dengan Dinas PUPR Jatim maupun Kementerian PUPR agar segera dilakukan perbaikan,” ungkapnya.,

Selain tambal sulam, DPUPR Ngawi juga berencana meningkatkan kualitas sejumlah ruas jalan menggunakan metode hotmix, di antaranya ruas Walikukun–Sekarputih, Jalan Supriadi, Jalan Kartini, hingga ruas Gendingan–Walikukun.

Ia menargetkan seluruh penambalan jalan berlubang dapat selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran sehingga mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih lancar.

“erusakan jalan yang terjadi di sejumlah titik dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari bencana alam seperti tanah longsor dan curah hujan tinggi hingga kendaraan dengan muatan berlebih,” jelasnya.

Menurutnya, standar kapasitas jalan kabupaten di Ngawi hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton. Namun di lapangan masih banyak truk yang melintas dengan muatan melebihi kapasitas tersebut sehingga mempercepat kerusakan jalan.

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!