Highlight

Malam Peralihan Tahun 2026, Kapolres Ngawi Imbau Warga Tidak Menyalakan Petasan

oplus 16908288

NGAWI | INTIJATIM.ID – Menjelang malam peralihan Tahun Baru 2026, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar perayaan yang bersifat euforia, khususnya menyalakan kembang api dan petasan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas atensi pemerintah pusat dan daerah, sekaligus bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara di wilayah Sumatera, seperti Aceh dan Sumatera Barat, yang tengah mengalami musibah bencana alam.

“Kami mengimbau masyarakat Ngawi untuk tidak membuat kegiatan yang memancing euforia berlebihan seperti pembakaran kembang api. Mari kita tunjukkan empati kepada saudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa musibah,” ujarjarnya, Rabu (31/12/2025).

 

AKBP Charles mengatakan bahwa, masyarakat tetap diperbolehkan berkumpul pada malam pergantian tahun, namun dengan kegiatan yang lebih sederhana dan bermakna. Pemerintah daerah membuka kesempatan bagi warga untuk memanfaatkan Alun-Alun Ngawi sebagai tempat berkumpul, doa bersama, atau menikmati waktu peralihan tahun dari 2025 ke 2026 tanpa pesta maupun kembang api.

“Hingga saat ini juga belum ada laporan izin keramaian dari masyarakat. Jadi tidak ada perayaan besar, konser musik, atau pembakaran kembang api,” jelasnya.

Terkait pengamanan, Kapolres memastikan bahwa Polres Ngawi tetap melaksanakan pengamanan dalam rangka Operasi Lilin. Pengamanan difokuskan pada jalur mudik dan arus lalu lintas, baik di jalur tol maupun jalur alternatif.

“Kami telah menyiapkan lima pos pengamanan dan pos pelayanan yang dijaga 24 jam. Di dalamnya ada personel Polri, TNI, dan instansi terkait. Pos ini melayani bantuan medis, servis kendaraan, serta kebutuhan masyarakat lainnya,” terangnya.

Selain itu, Polres Ngawi juga mengantisipasi adanya konvoi atau arak-arakan kendaraan, terutama oleh kelompok anak muda. Mengingat Ngawi merupakan jalur penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah, pengawasan akan diperketat di titik-titik rawan.

“Jika terdeteksi ada konvoi atau arak-arakan, akan langsung kami bubarkan. Ini menjadi prioritas pengamanan kami menjelang puncak malam tahun baru pada 31 Desember,” tegas Kapolres. (Mei/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!