Highlight

Minggu Kasih di Magetan, Sterilisasi dan Humanisme Petugas Amankan Ibadah Paskah

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Polres Magetan memastikan rangkaian ibadah peringatan Paskah Kebangkitan Isa Almasih di wilayah hukumnya berjalan aman dan kondusif. Melalui operasi pengamanan terpadu yang melibatkan puluhan personel gabungan ink, Polisi menerapkan standar pengamanan ketat mulai dari sterilisasi area hingga pengaturan lalu lintas pada Minggu (5/4/2026).

“​Langkah ini diambil untuk menjamin kekhusyukan umat Nasrani dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Magetan,” kata Kabag Ops Polres Magetan, Kompol Bondan Wibowo, saat meninjau lokasi di Gereja Regona Pacis Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

​Guna meminimalisir segala bentuk risiko, Polres Magetan menerapkan prosedur pengamanan yang sistematis. Personel Sat Samapta melakukan penyisiran menyeluruh di area gereja sebelum ibadah dimulai, penempatan personel di titik-titik masuk gereja untuk memantau arus jemaat, dan menyiagakan personil di jalur protokol sekitar rumah ibadah guna mencegah kepadatan kendaraan serta akses prioritas bagi jemaat.

​”Pengamanan ini adalah bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita umat Nasrani dapat beribadah dengan tenang, aman, dan khidmat,” tegasnya.

​Selain fokus pada teknis keamanan, momentum Paskah yang juga bertepatan dengan program Minggu Kasih ini menjadi sarana Polri untuk mempererat toleransi antarumat beragama. Kompol Bondan Wibowo menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar penjagaan fisik, melainkan simbol hadirnya negara dalam melindungi kemerdekaan beribadah.

​”Kami segenap keluarga besar Polres Magetan mengucapkan Selamat Hari Paskah. Semoga semangat kebangkitan ini membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi kita semua,” ungkapnya.

​Pihak kepolisian juga memberikan catatan penting sebagai bentuk edukasi bagi warga Magetan. Masyarakat diimbau untuk tetap peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat aktivitas atau benda yang mencurigakan, segera lapor ke petugas terdekat atau melalui layanan call center kepolisian.

Kompol Bondan juga menyebut, keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan hasil kolaborasi antara kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga iklim damai.

“Pengguna jalan diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama di area-area yang mengalami pengalihan atau pengaturan arus sementara demi kelancaran bersama,” tandasnya.

​Dengan pengamanan yang terukur dan dukungan masyarakat yang kooperatif, perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Magetan menjadi potret harmonisnya kerukunan beragama di Jawa Timur. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!