Highlight

Peringati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Paparkan Deretan Capaian Nawa Bhakti Satya

Peringati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Paparkan Deretan Capaian Nawa Bhakti Satya

SURABAYA | INTIJATIM.ID — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung khidmat di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026). Mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”, momentum ini menjadi wujud penguatan komitmen untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif, sejahtera, serta berdaya saing global.

​Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa keberhasilan serta lompatan besar pembangunan Jawa Timur tidak lepas dari implementasi Nawa Bhakti Satya, sembilan program pengabdian mulia yang menjadi kompas arah kebijakan prioritas Jawa Timur.

​Gubernur Khofifah memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Jawa Timur yang menunjukkan tren positif signifikan, seperti penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan pengangguran terbuka.

Berdasarkan data per Maret 2026, tingkat kemiskinan Jawa Timur berhasil ditekan menjadi 9,06 persen, turun dari angka 9,50 persen di tahun sebelumnya. Sementara angka kemiskinan ekstrem mencatatkan penurunan hingga 0,29 persen.

Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur pada Semester I/2026 mencatatkan pertumbuhan pesat sebesar 5,84 persen, melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,45 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Mei 2026 tercatat sebesar 3,42 persen, membuktikan ketangguhan dan resiliensi ekonomi daerah dalam menyerap tenaga kerja.

​”Langkah besar pembangunan Jawa Timur kita wujudkan bersama melalui Nawa Bhakti Satya sebagai kompas prioritas pembangunan hingga 2029. Capaian ini menunjukkan optimisme kita bersama,” ujar Khofifah di hadapan peserta upacara.

​Melalui pilar Jatim Agro, posisi Jawa Timur kian kokoh sebagai Lumbung Pangan Nusantara. Sepanjang tahun 2025, produksi Gabah Kering Giling (GKG) menembus lebih dari 10,4 juta ton atau menyumbang 17,34 persen dari total kebutuhan beras nasional. Selain beras, komoditas strategis seperti tebu, jagung, daging, susu, dan perikanan juga menduduki posisi puncak secara nasional.

” ​Di sektor tata kelola pemerintahan dan digitalisasi, Pemprov Jatim mengakselerasi layanan publik melalui platform MAJADIGI (Ekosistem Majapahit Digital) yang telah mengintegrasikan lebih dari 241 layanan publik dan administrasi.

​Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya,” jelasnya.

​Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pengabdian terhadap kemajuan Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyerahkan Tanda Kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada sejumlah tokoh masyarakat, pejabat publik, pegiat sosial, dan pelaku usaha yang berprestasi.

“​Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini juga diwarnai dengan kegiatan keagamaan dan sosial, mulai dari doa bersama 4.000 hafiz-hafizah hingga pembagian kacamata gratis bagi guru TK/RA/TPQ,” tandasnya. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!