Highlight

BPN Ngawi Perkuat Penanganan Akses Reforma Agraria melalui Sinergi dan Perencanaan Program

img 20261009 wa0006

NGAWI | INTIJATIM.ID — Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi melaksanakan Ekspose Data dan Perencanaan Kerja Sama Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria di Kantor Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyusun perencanaan penanganan akses reforma agraria agar program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan ekspose data sebagai bagian dari proses identifikasi potensi, kebutuhan, serta peluang pengembangan akses bagi masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan reforma agraria. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam menyusun bentuk kerja sama dan rencana kegiatan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Penanganan akses reforma agraria merupakan bagian penting dalam pelaksanaan reforma agraria. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pemberian atau penguatan kepastian hak atas tanah, tetapi juga mendorong agar tanah yang telah dimiliki masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara optimal.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memastikan program yang direncanakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memiliki keberlanjutan.

Melalui kegiatan ekspose dan perencanaan kerja sama ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi mendorong adanya pemetaan potensi serta penyusunan langkah strategis yang dapat mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan reforma agraria melalui pendekatan kolaboratif. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat membuka akses masyarakat terhadap berbagai peluang pengembangan ekonomi, pemberdayaan, serta pengelolaan tanah secara produktif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan di Desa Bangunrejo Kidul menjadi salah satu langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih terarah dalam penanganan akses reforma agraria di Kabupaten Ngawi.

Dengan penguatan data, perencanaan yang tepat, dan kolaborasi berbagai pihak, reforma agraria diharapkan tidak berhenti pada aspek legalisasi atau kepastian hak atas tanah, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.​ (Tim/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!