HPN Fest 2026: Strategi SMSI Bondowoso Perkuat Ekonomi Rakyat dan Literasi Digital
BONDOWOSO | INTIJATIM.ID – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bondowoso menggelar HPN Fest 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini dikonsep sebagai festival rakyat yang memadukan peran pers, pemberdayaan UMKM, dan layanan sosial.
Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan menegaskan posisi pers sebagai pilar keempat demokrasi, sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Dorong Ekonomi Lewat Bazar UMKM dan Hiburan
Rangkaian HPN Fest 2026 tidak hanya fokus pada insan pers, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan kesehatan masyarakat. Berbagai agenda pun dilaksanakan, mulai dari bazar UMKM lokal produk unggulan daerah, pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan, baksos, hingga donor darah. Serta penampilan seni budaya serta panggung musik yang dimeriahkan oleh K2 Reggae, Putra de Juan, dan DJ Sisca Amelia pada 14–15 Februari 2026.
Ketua SMSI Bondowoso, Arik Kurniawan, menegaskan bahwa format festival dipilih agar manfaat kehadiran pers bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
”HPN Fest 2026 kami desain sebagai ruang kolaborasi. Pers tidak hanya bicara soal berita, tetapi juga hadir mendorong ekonomi rakyat dan mempererat kebersamaan,” terangnya.
Arik juga menekankan pentingnya profesionalisme media siber di tengah kompleksitas tantangan digital untuk menjaga ruang publik tetap sehat,” tambahnya.
Selain itu, inisiatif SMSI ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dwi Wahyudi, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi yang apik dan produktif.
”Kami mengapresiasi SMSI Bondowoso. Ini menunjukkan bahwa pers tidak hanya menjadi mitra kritik, tetapi juga mitra pembangunan,” jelas Dwi Wahyudi.
Kominfo Bondowoso juga berkomitmen untuk terus menggandeng insan pers dalam memperkuat literasi digital dan menangkal penyebaran hoaks.
“Melalui HPN Fest 2026, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat terus berkelanjutan dan menjadi ikon baru di Kabupaten Bondowoso,” tutupnya. (Tri/IJ)
![]()



Post Comment