Highlight

Kontribusi Ratusan Slot Sertifikasi Halal, Bupati Mojokerto Apresiasi Ajinomoto

oplus 16908288

MOJOKERTO | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus memacu percepatan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Langkah ini mendapat dukungan signifikan dari sektor swasta, salah satunya melalui kolaborasi bersama PT Ajinomoto Indonesia.

​Dalam acara seremonial yang digelar di kawasan pabrik utama PT Ajinomoto Indonesia pada Kamis (30/4) pagi, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Bara), memberikan apresiasi tinggi atas penyediaan ratusan slot Halal Self Declare bagi UMKM lokal.

​Gus Bara menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bantuan administratif, melainkan langkah krusial dalam menghadapi pemberlakuan wajib sertifikasi halal sesuai amanat regulasi pusat.

​”Oktober 2026 nanti, pelaku usaha wajib menyertakan sertifikat halal di produknya. Ini adalah aturan pemerintah pusat melalui UU JPH dan PP Nomor 42 Tahun 2024. Oleh karena itu, Pemkab terus melakukan percepatan melalui sinergi dengan berbagai lembaga,” ungkapnya.

Menurut Gus Bara, saat ini Pemkab Mojokerto masih terus menggandeng berbagai mitra strategis untuk mempermudah akses sertifikasi, termasuk kolaborasi dengan Pusat Halal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Noerhono, turut hadir mendampingi Bupati dalam seremoni tersebut bersama jajaran pimpinan PT Ajinomoto Indonesia.

​Selain fokus pada standardisasi produk, Bupati Mojokerto juga memberikan perhatian pada sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa. Pada hari yang sama, Gus Bara meresmikan peluncuran dan panen perdana brand “Giant Banana” di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo.

​Ia berharap komoditas unggulan baru ini dapat memberikan dampak ekonomi riil bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. “Semoga panen perdana ini membawa barokah dan manfaat luas bagi warga,” pungkasnya.

​Dengan penguatan di sisi sertifikasi halal dan pengembangan potensi komoditas lokal, Kabupaten Mojokerto optimistis UMKM daerah akan lebih kompetitif di pasar domestik maupun global sebelum regulasi ketat diberlakukan tahun depan. (Dod/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!