Highlight

Semangat Deep Learning, Bupati Jombang Pimpin Upacara Hardiknas 2026

oplus 16908288

​JOMBANG | INTIJATIM.ID – Mengenakan busana khas Jombang Deles, Bupati Jombang Warsubi, memimpin langsunh Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, bertempat di Lapangan Pemkab Jombang, Sabtu (2/5/2026) pagi.

​Upacara tahun ini tampil berbeda dan penuh warna. Selain pakaian adat Jombang, para pejabat dan peserta upacara tampak mengenakan beragam pakaian nasional dari berbagai daerah, merefleksikan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam dunia pendidikan.

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi membacakan amanat tertulis dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Pesan utama yang ditekankan adalah pergeseran paradigma pendidikan dari sekadar transfer ilmu menjadi proses yang memuliakan manusia.

​Tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi dunia pendidikan Indonesia dengan didorongnya implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas nasional.

​”Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus untuk memanusiakan manusia. Jika hendak memajukan bangsa, perbaikilah pendidikan mulai dari dalam kelas melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam,” kata Bupati Warsubi saat membacakan pidato Menteri.

​Pemerintah berkomitmen mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan melalui lima pilar utama. Diantaranya adalah, revotalisasi Fasilitas, kesejahteraan guru, pembangunan karakter, kualitas akademik, dan akses inklusif bagi siswa kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus (ABK).

​Momentum Hardiknas tersebut juga dimanfaatkan oleh Pemkab Jombang untuk memberikan penghargaan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, Sekda Agus Purnomo, serta jajaran Forkopimda dan Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Jombang. Perayaan ini ditutup dengan harapan besar agar kualitas pendidikan di “Kota Santri” terus meningkat seiring dengan peningkatan kesejahteraan para gurunya. (Put/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!