Tingkatkan PAD, Wisata Petik Melon BUMDes Mekarsari Resmi Dibuka
NGAWI | INTIJATIM.ID – Diinisiasi oleh BUMDes Mekarsari dan diprakarsai ide brilian sang Kades (Kepala Desa red), wisata petik melon yang terletak di Dusun Ngasem, Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, resmi dibuka untuk umum, mulai dari tanggal 18 sampai 23 Februari 2026, dari pukul 09.00 -17.00 Wib.
Peresmian perdana ini dihadiri oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Camat Kedunggalar beserta seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Ony mengapresiasi langkah Pemerintah Desa (Pemdes) dalam mengoptimalkan penggunaan Dana Desa tahun 2025 dengan pemilihan usaha yang multiplier effect (efek pengganda).
“Ini contoh nyata desa mampu berinovasi, dengan sistem greenhouse dan kualitas melon premium tentu nilai jual dan pasarnya pasti,” kata Ony, Rabu (18/2).
Menurutnya, konsep wisata petik buah memiliki daya tarik dan efek domino bagi masyarakat. Selain itu, dapat menjadi sarana rekreasi dan agri edukasi.
“Tentu konsistensi produksi dan manajemen harus terus dievaluasi,” tambahnya.
Bupati Ngawi juga berpesan, agar semua desa dapat selektif dalam memilih usaha BUMDes agar menjadi prospek yang lebih besar,” pintanya.
Sementara itu, Sudarno Kepala Desa Pelang Kidul juga merasa senang, greenhouse yang selama ini digadang gadang dapat menuai hasil.
“Ada dua jenis melon yang ditanam, the blues dan sweet lavender, harganya Rp. 28.000 per kilonya,” jelasnya.
Sudarno mengaku, keberhasilannya ini berkat kerjasama semua pihak dan keuletannya ingin menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Dana Desa sekarang kan turun drastis jadi mau gak mau desa harus terus memanfaatkan potensi yang ada, saya ingin desa saya ini punya daya tarik dan anak muda mau bertani milenial,” pungkasnya. (Mei/IJ)
![]()



Post Comment