Highlight

Sulap Kali Tebu Jadi Destinasi Wisata, Cak Eri Siapkan Sanksi Sosial Nyemplung Sungai bagi Pembuang Sampah

oplus 16908288

SURABAYA | INTIJATIM.ID – Wajah kawasan Kali Tebu di Jalan Dukuh Bulak Banteng kini tengah bersiap bersalin rupa. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmennya untuk mengubah kawasan yang selama puluhan tahun terkesan kumuh tersebut menjadi destinasi wisata baru yang bersih dan tertata.

​Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada Selasa (21/4/2026), pria yang akrab disapa Cak Eri ini memantau langsung proyek pengaspalan jalan sepanjang 3 kilometer yang membentang di kedua sisi sungai (sisi timur dan barat).

​Cak Eri menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mempercepat pengerjaan. Pengaspalan dilakukan secara simultan di empat titik berbeda agar target penyelesaian dalam 20 hari ke depan dapat tercapai.

​”Sudah puluhan tahun kondisinya seperti ini, karena itu kita akan menjadikan Kali Tebu sebagai tempat wisata baru. Aspal akan kita tarik mulai dari titik rumah pompa sampai ujung jalan,” ujar Cak Eri di sela-sela peninjauannya.

Menyadari banyaknya tumpukan sampah dan barang bekas di sepanjang bantaran sungai, Wali Kota menekankan larangan keras bagi warga untuk membuang sampah sembarangan. Bahkan, Pemkot Surabaya akan memasanh kamera cctv di sepanjang sisi barat dan timur sungai untuk mengawasi aktivitas warga.

​Siapa pun yang tertangkap kamera membuang sampah ke sungai akan dijatuhi sanksi sosial berupa kewajiban membersihkan sungai menggunakan perahu selama tiga hari berturut-turut. Sanksi ini tidak hanya berlaku bagi warga lokal, tetapi bagi seluruh warga Surabaya yang terbukti melanggar di area tersebut.

​”Biar merasakan capeknya, merasakan kepanasan. Saya minta tolong, ini kota panjenengan (Anda), jangan buang sampah sembarangan,” tegas Wali Kota Surabaya, (21/4).

​Tak hanya mengandalkan teknologi CCTV, Cak Eri juga mengajak warga untuk berperan aktif menjadi intelijen lingkungan, dan melaporkan apabila ada oknum yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

​”Nanti kita sama-sama lihat yang buang sampah untuk membersihkan Kali Tebu. Kita libatkan masyarakat di semua sungai agar ada efek jera dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” pungkasnya. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!