Highlight

Bruno, Sapi Simmental 1,1 Ton dari Presiden Prabowo Resmi Diserahkan ke Ponpes Madiun

oplus 16908288

MADIUN | INTIJATIM.ID – Bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 H resmi disalurkan di Kabupaten Madiun, Selasa sore (26/5/2026).

Sapi jumbo berbobot 1,1 ton tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, kepada pengasuh Pondok Pasulukan Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah, KH. Ngadiyin Anwar, di Kompleks Masjid Sulaiman, Desa Lebakayu, Kecamatan Sawahan.

​Sapi kurban berjenis Simmental yang diberi nama “Bruno” ini merupakan produk unggulan peternakan lokal. Bruno adalah hasil rujukan dari peternakan milik Hadha Waris Saputra, seorang peternak muda asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan. Sebelum terpilih menjadi sapi kurban Presiden, Bruno harus melewati seleksi ketat terkait kesehatan dan postur tubuh oleh tim dinas terkait.

​Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto yang akrab disapa Mas Hari Wur menyampaikan bahwa, bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian besar pemerintah pusat kepada masyarakat di daerah.

​”Kami hadir membawa amanah dari Presiden Prabowo Subianto. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat luas bagi warga Desa Lebakayu dan sekitarnya. Presiden juga memohon doa restu agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk membawa Indonesia menuju negara maju,” kata Bupati Madiun, (26/5).

​Merespons bantuan tersebut, KH. Ngadiyin Anwar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Ia menegaskan bahwa pihak pondok pesantren bersama pengurus akan menjaga amanah tersebut dengan baik.

“Daging kurban nantinya akan didistribusikan secara tepat sasaran agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya penuh semangat.

​Untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, memastikan seluruh hewan kurban di wilayahnya berada di bawah pengawasan medis yang ketat.

​DKPP telah menerjunkan lebih dari 50 personel gabungan yang terdiri dari tenaga medis dan paramedis veteriner. Pemeriksaan berkala dilakukan secara menyeluruh, pemeriksaan fisik hewan sebelum penyembelihan, dan pemeriksaan kondisi daging dan organ dalam setelah penyembelihan.

​Hingga H-1 Idul Adha, DKPP menegaskan situasi aman terkendali. Tidak ditemukan adanya indikasi penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban di wilayah Kabupaten Madiun,” tegas Paryoto. (Utg/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!