Wujudkan Madiun “Bersahaja”, Bupati Hari Wuryanto Sodorkan Usulan Proyek Vital ke Senayan
MADIUN | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memacu akselerasi pembangunan infrastruktur strategis guna mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Langkah ini dipertegas dalam kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Ali Mufthi, di Pendopo Mudagraha Madiun pada Kamis (30/4/2026).
Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut langsung oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, hingga jajaran pimpinan OPD terkait. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Madiun untuk menyodorkan sejumlah usulan proyek vital kepada pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur bukan sekadar urusan aksesibilitas, melainkan fondasi utama dalam mencapai visi Kabupaten Madiun yang “Bersahaja” (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
”Infrastruktur yang mumpuni adalah kunci pendukung program nasional swasembada pangan dan energi. Hal ini sejalan dengan visi kami di Madiun untuk menyejahterakan masyarakat melalui fasilitas yang layak,” jelas Bupati Hari Wuryanto.
Selain fokus pada perbaikan jalan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD), Pemkab Madiun mengajukan beberapa proyek prioritas, di antaranya optimalisasi Embung Kresek dan Pembangunan Embung Glonggong, penggantian Jembatan Glonggongan II (Desa Garon) dan Pembangunan Jembatan Tiron, dan revitalisasi GOR Pangeran Timoer Caruban.
Bupati juga memberikan apresiasi atas realisasi tiga paket perbaikan jalan di tahun 2025 (Ruas Mojopurno-Dimong, Klitik-Dimong, dan Dolopo-Mojorejo) yang merupakan hasil advokasi Ali Mufthi. “Manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Pertemuan ini turut menghadirkan para pemangku kebijakan teknis dari berbagai balai di bawah kementerian terkait. Yakni, BP3KP Jawa Timur (Perumahan dan Permukiman), BBWS Bengawan Solo (Sumber Daya Air), BBPJN Jawa Timur – Bali (Jalan Nasional), dan BPTD Kelas II Jawa Timur (Transportasi Darat).
Menanggapi usulan tersebut, Ali Mufthi menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi daerah di tingkat pusat. Namun, ia menekankan pentingnya sinergi dengan para Kepala Balai sebagai eksekutor teknis.
”Fungsi saya adalah memfasilitasi dan menjembatani kepentingan daerah ke pusat. Agar pertemuan ini menghasilkan langkah konkret, bantuan dan dukungan dari para Kepala Balai sangat diperlukan,” tegas Ali Mufthi, Kamis (30/4).
Acara dilanjutkan dengan pemaparan program dari masing-masing Kepala Balai, yang mencakup rencana pembangunan sekolah rakyat, peningkatan kapasitas embung, hingga penyediaan rumah layak huni bagi warga Madiun.
Sesi dialog yang dipandu oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Madiun ini diharapkan menjadi titik awal realisasi pembangunan infrastruktur yang lebih masif di tahun mendatang. (Utg/IJ)
![]()



Post Comment