Highlight

​Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun: Momentum Inovasi dan Kolaborasi Menuju ‘Bersahaja’

oplus 16908288

MADIUN | INTIJATIM.ID – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan. Pada Sabtu (18/7/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun yang genap berusia 458 tahun.

​Mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi Untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”, upacara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari ASN, TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, mahasiswa, pelajar, hingga perwakilan dari perguruan pencak silat khas Madiun.

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, didampingi oleh Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, serta Sekda Sigit Budiarto, acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Bupati Sepuh, Ketua DPRD, pengurus TP PKK, kepala OPD, camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Madiun.

​Ada yang istimewa dalam peringatan tahun ini. Sebagai wujud nyata dalam merealisasikan visi misi ‘Bersahaja’ (Bersih, Sehat, Sejahtera), Bupati Madiun secara simbolis menyerahkan 55 unit mobil siaga untuk desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kesehatan dan kedaruratan di tingkat desa.

​Selain itu, Pemkab Madiun juga memberikan Piagam Penghargaan Sinergitas Menjaga Stabilitas Keamanan dan Kondusivitas Wilayah kepada jajaran Forkopimda, serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar untuk menyemarakkan hari jadi.

​Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani perjuangan para tokoh masa lalu yang telah membangun Madiun. Salah satu yang disorot adalah keberanian Raden Ronggo Prawirodirjo III, Bupati Madiun sekaligus Bupati Wedana Mancanegara Timur (1796–1810) di bawah Kesultanan Yogyakarta.

​”Sejarah perjuangan tokoh-tokoh bersahaja terdahulu harus menjadi teladan bagi kita semua untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi daerah ini,” ujar Bupati Madiun, Kamis (18/7).

​Tak hanya menengok masa lalu, Bupati juga memaparkan capaian impresif Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2025. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang terus berakselerasi positif, penurunan persentase angka kemiskinan dan pengangguran, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta Indeks Reformasi Birokrasi.

​Kabupaten Madiun juga kebanjiran prestasi di tingkat nasional dan provinsi, termasuk penghargaan TOP BUMN Awards, Indonesia Human Capital Brilliance Awards, serta keberhasilan mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 13 kali berturut-turut.

​Kemeriahan upacara ditutup secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran Forkopimda. Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya dan atraksi pencak silat yang memukau para hadirin.

​Sebagai penutup rangkaian acara, digelar prosesi syukuran di dalam Pendopo Ronggo Djoemeno. Momen ini juga diisi dengan penyerahan sertifikat aset Pemkab Madiun oleh Kepala BPN kepada Bupati.

​Suasana keakraban semakin terasa saat Bupati dan Wakil Bupati melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Bupati Sepuh. Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 ini akhirnya ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama yang diiringi oleh alunan musik tradisional karawitan. (Utg/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!