Highlight

King’s College London Singhasari Buka Dua Prodi Magister Baru, Khofifah: Jawab Tantangan Keamanan Digital Nasional

oplus 16908288

MALANG | INTIJATIM.ID — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh peluncuran dua program studi magister baru di King’s College London (KCL) Singhasari, Kabupaten Malang, Jumat (2/10/2026). Dua program tersebut yakni LLM Digital Law dan MSc Advanced Cyber Security.

​Kehadiran dua program ini dinilai strategis untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor hukum digital dan keamanan siber, yang kini menjadi kebutuhan mendesak skala nasional.

​”Meskipun tempatnya di Singhasari, Malang, Jawa Timur, ini sebenarnya merupakan kebutuhan bangsa dan negara Indonesia. Kita harus memproteksi data dan keamanan, baik keamanan nasional, perbankan, maupun sektor swasta,” tegas Khofifah.

​Langkah ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi strategis antara dunia pendidikan, riset, teknologi, pemerintah, dan industri dalam menjawab tantangan era digital.

​Ancaman siber di Indonesia terus menunjukkan lonjakan signifikan. Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat untuk ahun 2025 terjadi sekitar 5,5 miliar serangan siber. Pada ​1 Januari – 15 April 2026, serangan siber sudah menyentuh angka 1,52 miliar kali.

“​Kondisi tersebut mempertegas perlunya cetak biru SDM ahli yang siap mengamankan ekosistem digital nasional dari serangan yang makin kompleks,” ungkap Gubernur Jatim, (2/10).

​Rektor Universitas KCL untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Prof. Simon Tanner, menjelaskan bahwa program MSc Advanced Cyber Security memadukan pembelajaran teoritis dan praktis. Mahasiswa tidak hanya diajarkan cara mencegah serangan, tetapi juga dibekali keahlian menanggulangi insiden ketika sistem pertahanan berhasil ditembus.

​Pelaksanaan program tersebut dimulai masa perkuliahan pada September 2027 (Didukung oleh LPDP). ​Syarat pendaftar memiliki latar belakang pendidikan ilmu komputer. Sedangkan untuk kuota angkatan pertama sebanyak 20 hingga 30 mahasiswa, yang akan dikembangkan secara bertahap. Pun menyelenggarakan short course bagi perusahaan atau organisasi yang membutuhkan peningkatan kapasitas keamanan siber secara cepat.

​”Para mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan dalam bidang keamanan siber tingkat lanjut untuk Indonesia,” jelas Simon.

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang turut memberikan apresiasi tinggi atas kepercayaan KCL memilih wilayah Singhasari sebagai pusat pengembangan pendidikan internasional tersebut. Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung keberlangsungan ekosistem pendidikan dan teknologi ini ke depan, ” pungkasnya. (Ndung/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!