Highlight

Reuni Panas di Senayan: Ahmad Sahroni “Comeback” di Kursi Pimpinan Komisi III DPR RI

oplus 16908288

JAKARTA | INTIJATIM.ID – Panggung politik di Senayan kembali dikejutkan dengan manuver “pemulihan” posisi yang cukup kilat. Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, resmi dilantik kembali menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada Kamis (19/2/2026) kemarin. Pelantikan ini menandai kembalinya sang “Crazy Rich Tanjung Priok” ke pos strategis yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan, setelah sempat terdepak akibat badai etika.

​Penetapan Sahroni dilakukan dalam rapat pleno pimpinan Komisi III yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Sahroni kembali menduduki jabatan tersebut untuk menggantikan Rusdi Masse Mappasessu, yang secara mengejutkan memilih hengkang dari NasDem untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

​Meski disambut hangat oleh koleganya, kembalinya Sahroni bukannya tanpa catatan. Publik diingatkan kembali pada peristiwa Agustus 2025, saat Sahroni dicopot dari jabatannya dan dimutasi ke Komisi I. Diantaranya, sanksi MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) yang sebelumnya menjatuhkan sanksi nonaktif selama enam bulan kepada Sahroni. Hal ini buntut dari pernyataan kontroversialnya yang menyebut pihak pengkritik DPR sebagai “orang tolol sedunia”.

​”Saya berterima kasih kepada pimpinan MKD yang telah menyidangkan saya. Mudah-mudahan saya menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Sahroni dalam pidato singkatnya.

Kembalinya Sahroni menunjukkan betapa kuatnya pengaruh figur personal dalam penentuan struktur pimpinan di parlemen, melampaui hambatan citra negatif akibat sanksi etik.

Bagi NasDem, Sahroni tetap menjadi “kartu as” di bidang hukum, sementara bagi publik, ini adalah ujian sejauh mana komitmen DPR dalam menjaga marwah lembaga melalui pimpinan yang bersih dari kontroversi etika. (OP/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!