Highlight

Geliat Ekonomi: Peternak hingga Perajin Tahu Tempe di Magetan Gantungkan Harapan pada Program MBG

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti tidak hanya berfokus pada perbaikan gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat bawah. Suara optimisme ini menggema dari para petani, peternak, dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan.

​Harapan agar program nasional ini terus berlanjut disampaikan langsung oleh warga saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat kunjungan kerja (kunker) di Pasar Plaosan, Magetan, pada Senin (1/6/2026).

​Salah satu penerima manfaat program MBG ini dirasakan langsung oleh Erna, seorang peternak bebek asal Desa Cepoko, Kecamatan Panekan. Ia mengaku pasokan telur asin miliknya kini mendapatkan pasar yang pasti.

​“Kalau telur bebek mentah biasanya diambil oleh pedagang pasar, sedangkan telur asinnya sekarang langsung diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Magetan untuk kebutuhan menu MBG,” ungkap Erna semringah.

​Merespons cerita tersebut, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati mengapresiasi kontribusi Erna, namun memberikan catatan penting terkait evaluasi di lapangan.

​“Di lapangan, kita beberapa kali menjumpai anak-anak yang kurang menyukai telur asin karena rasanya yang terlalu kuat. Coba lakukan inovasi pada kadar keasinannya. Sesuaikan mana racikan yang pas untuk lidah anak-anak di program MBG, dan mana yang untuk konsumsi rumah tangga umum,” pesan Nanik memberi edukasi.

​Dampak ganda juga dirasakan Yatni, produsen tahu dan tempe lokal. Baginya, MBG memberikan keuntungan dua arah sekaligus bagi keluarganya.

​“Semoga MBG lanjut terus, Bu. Produk tahu tempe kami dibeli SPPG, dan di sisi lain, uang jajan atau makan anak di sekolah juga bisa dihemat karena sudah dapat makan gratis,” tutur Yatni, Senin (1/6).

​Semangat para pelaku usaha mikro ini sejalan dengan komitmen Pemkab Magetan. Guna memastikan pasokan bahan baku lokal berjalan lancar dan higienis, Satgas Pangan Magetan terus melakukan sinergi intensif dengan Koordinator Wilayah (Korwil) BGN.

​Bupati Magetan, Hj. Nanik Endang Rusminiarti yang mendampingi langsung Wakil BGN tersebut, menegaskan bahwa posko informasi dan koordinasi kini sudah dibuka untuk umum.

​“Saat ini, kami telah menyediakan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG). Ini menjadi wadah resmi bagi masyarakat, termasuk para pelaku usaha lokal, untuk mendapatkan informasi serta berkolaborasi terkait program MBG di Magetan,” tutup Bupati Nanik. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!