Highlight

Perkuat Sinergi Pembangunan, Yonif TP 934 SBY Hadir di Pacitan

oplus 16908288

PACITAN | INTIJATIM.IF – Semangat kolaborasi lintas sektor mewarnai kegiatan Upacara dan Aksi Jum’at Bersih di Gedung Wisma Atlet, Pacitan, Jumat (27/03) lalu. Agenda ini tidak hanya menjadi aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum perkenalan satuan baru TNI di wilayah tersebut, yakni Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 934 Satria Buwana Yuda (SBY).

​Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan insan media ini dibuka langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, dan media adalah kunci stabilitas serta percepatan pembangunan daerah.

​Komandan Yonif TP 934 Satria Buwana Yuda, Dian Nur Huda, menjelaskan bahwa satuan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Menariknya, nama “SBY” pada satuan ini diberikan langsung oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

​”Fungsi utama kami adalah teritorial pembangunan. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga siap mendukung pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas umum, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya tegas.

Yonif TP 934 SBY di Pacitan memiliki kekuatan personel yang direncanakan mencapai 1.190 personel (saat ini sudah hadir 482 prajurit). Sruktur organisasi juga terdiri dari 9 kompi, termasuk kompi khusus di bidang Pertanian, Peternakan, Zeni Konstruksi, dan Medis Lapangan. Sebagai markas permanen, juga akan dibangun di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, di atas lahan seluas 65,5 hektare mulai pertengahan tahun ini.

“Saat ini menggunakan Wisma Atlet sebagai marshalling area. ​Selain tugas pembangunan fisik, Yonif TP 934 SBY juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan,” ​Komandan Yonif TP 934 SBY di Pacitan.

Saat ini, mereka telah membentuk tim hafiz dan hadroh untuk safari keagamaan, serta tim olahraga guna menjalin kedekatan dengan warga. Komandan Dian mengaku sangat terkesan dengan keramahan masyarakat Pacitan. Untuk itu, Ia menanamkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) kepada seluruh prajuritnya agar dapat menyatu dengan kearifan lokal.

​”Masyarakat Pacitan luar biasa, sopan santunnya sangat tinggi. Kami hadir di sini untuk membantu dan menjadi bagian dari warga Pacitan. Kami mohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

​Kegiatan Jum’at Bersih ini pun diakhiri dengan aksi bersih-bersih bersama di area sekitar, simbol dimulainya babak baru kolaborasi TNI dan rakyat dalam membangun Kabupaten Pacitan yang lebih bersih dan maju. (Hdr/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!