Dikpora Magetan Siapkan Prioritas Fasilitas Sirkuit Suryo dari Bantuan Pemprov
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan mulai menyiapkan sejumlah prioritas penyempurnaan Sirkuit Suryo menyusul rencana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dikpora Magetan, Suhardi, mengatakan bantuan tersebut sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur saat pembukaan Kejuaraan Road Race Gubernur Cup sekaligus peresmian nama Sirkuit Suryo. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu proses administrasi berupa surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Anggaran kemarin sudah diberikan secara simbolis. Secara surat kami masih menunggu, karena informasinya akan diberikan BKK dari Pemprov Jatim sebesar Rp10 miliar,” kata Suhardi, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, Pemkab Magetan melalui Dikpora dijadwalkan melakukan paparan di tingkat Provinsi Jawa Timur pada 9 April 2026. Paparan tersebut bertujuan untuk menjelaskan secara rinci rencana penggunaan anggaran bantuan tersebut.
“Nanti kami akan memaparkan di rapat provinsi terkait anggaran BKK itu akan digunakan untuk apa saja,” ujarnya.
Suhardi menjelaskan, pihaknya telah menghimpun berbagai masukan untuk penyempurnaan fasilitas sirkuit. Masukan tersebut berasal dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), manajemen pembalap Mario Suryo Aji, serta perangkat daerah terkait.
Salah satu prioritas utama yang menjadi perhatian adalah penambahan area paddock. Saat ini, fasilitas paddock dinilai masih terbatas dibandingkan dengan jumlah kendaraan dan kru yang terlibat dalam setiap event.
“Paddock memang masih kurang banyak, sementara kendaraan dan kru cukup banyak. Kemungkinan nanti dibuat semi permanen karena keterbatasan lahan,” jelasnya.
Selain itu, perbaikan tikungan terakhir lintasan juga menjadi fokus utama. Menurut Suhardi, kondisi tikungan tersebut dinilai cukup berisiko, terutama saat pelaksanaan Kejuaraan Provinsi Road Race beberapa waktu lalu.
“Di tikungan terakhir itu agak bergelombang. Kemarin menurut saya itu yang paling berbahaya saat road race Kejurprov. Rencananya akan kita lapis lagi dengan aspal yang standar,” ungkapnya.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas lain juga masuk dalam rencana pengembangan. Di antaranya pembangunan tribun VIP di sisi barat dan timur, pagar keliling sirkuit, pintu gerbang utama, serta ruang race control yang dilengkapi monitor dan kamera pemantau.
Untuk pembangunan pintu gerbang utama, Dikpora Magetan membuka peluang dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak ketiga, termasuk sektor perbankan.
“Kalau pintu gerbang mungkin bisa kita arahkan lewat CSR, misalnya dari Bank Jatim, karena nilainya tidak terlalu besar,” tambah Suhardi.
Ia menegaskan, proses perencanaan terus berjalan sambil menunggu realisasi bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dikpora Magetan optimistis bantuan tersebut dapat segera direalisasikan setelah paparan dilakukan.
“Kalau provinsi sudah meminta paparan, artinya sudah ada sinyal positif. Tinggal kita pastikan mana yang paling mendesak dan paling bermanfaat untuk segera diutamakan,” pungkasnya. (Bgs/IJ)
![]()



Post Comment