Highlight

Kreativitas Berujung Tilang: Demi Konten Wheelie di Jalan Raya, Remaja Magetan Diangkut Polis

img 20260812 wa0029

MAGETAN | INTIJATIM.ID — Jalan raya kembali dijadikan panggung atraksi berbahaya demi sekadar pemuas eksistensi di media sosial. Aksi nekat seorang remaja yang melakukan aksi wheelie (mengangkat roda depan motor) tepat di depan Pendopo Kabupaten Magetan viral di jejaring sosial dan menuai keresahan warga. Beruntung, jajaran Satlantas Polres Magetan bergerak cepat mengamankan pelaku sebelum aksi serupa memakan korban.

​Pelaku yang belakangan diketahui berinisial AY (16), remaja asal Kecamatan Ngariboyo, tak bisa berkutik saat petugas mengidentifikasi identitasnya. Aksi ugal-ugalan yang ia klaim “sekadar iseng untuk konten gaya-gayaan” itu resmi berakhir di Pos Gakkum Satlantas Polres Magetan pada Rabu (12/8/2026).

​Didampingi orang tuanya, AY harus berhadapan langsung dengan Kasat Lantas Polres Magetan AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen. Remaja belasan tahun itu akhirnya melayangkan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

​Namun, permintaan maaf di atas kertas tak lantas membebaskannya dari konsekuensi hukum. Polisi menegaskan bahwa jalan raya publik bukanlah arena sirkus, apalagi demi validasi konten digital semata.

​”Pelaku sengaja kami bawa bersama orang tuanya untuk dilakukan klarifikasi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penegakan hukum tetap kami lakukan berupa sanksi tilang dan teguran keras,” tegas AKP Safiq mewakili Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

​Tak hanya mengantongi surat tilang, sepeda motor yang digunakan AY untuk atraksi berbahaya tersebut juga disita sementara oleh petugas. “Motor baru akan dikembalikan setelah pelaku melengkapi seluruh komponen kendaraan agar sesuai dengan standar teknis dan laik jalan,” ungkap Kasat Lantas Polres Magetan.

​Fenomena ini kembali menyoroti minimnya pengawasan orang tua serta matangnya etika berkendara di kalangan remaja penikmat konten digital. Penindakan tegas yang dilakukan Satlantas Polres Magetan menjadi pesan keras bagi para pemburu like dan followers, karena keselamatan jiwa di jalan raya tidak layak ditukar dengan konten sesaat. (Bgs/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!