Highlight

7 Wakil Jawa Timur Sabet Penghargaan, Khofifah: Bukti Nyata Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

oplus 16908288

SURABAYA | INTIJATIM.ID — Prestasi membanggakan kembali diraih Jawa Timur di tingkat nasional. Sebanyak tujuh wakil Jatim berhasil membawa pulang penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 atas kontribusi aktif mereka dalam menjaga kelestarian hutan dan memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

​Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian ini sebagai bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan di Jawa Timur telah bertransformasi dari sekadar program pemerintah menjadi gerakan masyarakat yang inklusif.

​”Para penerima penghargaan ini adalah teladan nyata bahwa pelestarian hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (1/9/2026).

Keberhasilan para wakil Jatim ini menyoroti kelengkapan ekosistem tata kelola hutan di wilayah tersebut. Penilaian tidak hanya fokus pada perlindungan fisik kawasan, melainkan juga mencakup aspek penegakan hukum, edukasi swadaya, hingga perhutanan sosial.

​Salah satu pemenang adalah Hendro Supeno (Terbaik I PKSM). Ia telah sukses mendampingi masyarakat menjaga ekosistem mangrove di Teluk Pang Pang, Banyuwangi. Selain itu, KTH Sumber Lestari (Terbaik I KTH) berhasil membuktikan bahwa pengelolaan hutan rakyat yang berkelanjutan mampu mendongkrak perekonomian warga desa. Selanjutnya adalah Johan Prasetyo (Terbaik I Polhut), yang memberikan dedikasi tinggi dalam pengawasan dan perlindungan kawasan dari ancaman kejahatan kehutanan.

​Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni serta Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian acara nasional di Jakarta pertengahan Agustus 2026 lalu.

​Penghargaan Wana Lestari sendiri merupakan agenda tahunan tahunan Kementerian Kehutanan sejak 2007 berdasarkan Permen LHK No. P.15 Tahun 2024. Pada edisi 2026, sebanyak 63 penerima dari 20 kategori di seluruh Indonesia mendapatkan apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kelestarian lingkungan dan pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!