Grand Final: Penobatan Duta Genre Magetan 2026, Cetak Generasi Muda Perencana Masa Depan
MAGETAN | INTIJATIM.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPKBPP-PA) resmi menggelar Malam Anugerah Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Magetan 2026. Ajang tahunan ini menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan merencanakan masa depan dengan matang.
Kepala DPKBPPPA Kabupaten Magetan, Sukartini, menegaskan bahwa keberadaan Duta Genre memiliki peran krusial dalam membina pembentukan keluarga serta perencanaan pendidikan bagi generasi milenial.
”Pemilihan Duta Genre dinilai sangat penting untuk mengedukasi remaja agar terhindar dari risiko pernikahan dini, seks bebas, dan napza. Kita ingin melahirkan pemuda Magetan yang inspiratif, berkarakter, dan berkualitas,” ujar Sukartini, dalam sambutannya di Pendopo Surya Graha, pada Sabtu malam (19/9/2026).
Proses seleksi tahun ini berlangsung ketat. Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 80 peserta yang lolos seleksi administrasi harus melalui serangkaian kualifikasi serta uji kompetensi berjenjang yang memuncak pada 30 Agustus 2026 kemarin. “Dari tahap awal tersebut, terpilih para finalis terbaik yang berhak tampil di panggung Grand Final Duta Genre Magetan 2026,” jelasnya.
Sementara, mewakili Bupati Magetan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya ajang ini. Ia menekankan pentingnya perencanaan hidup sejak usia remaja.
”Dengan perencanaan yang baik, remaja dapat menjadi pemuda yang berencana dalam menentukan arah masa depannya, baik dalam pendidikan, karir, maupun dalam membangun keluarga di masa mendatang,” ungkap Welly dalam sambutannya.
Kemegahan acara Grand Final turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, jajaran Duta Genre periode sebelumnya, serta para tamu undangan.
Guna menjaga integritas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri profesional dari berbagai latar belakang independen, termasuk akademisi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus 5 Magetan serta pakar pemberdayaan masyarakat. Penilaian tidak hanya berfokus pada penampilan fisik, tetapi juga mencakup wawasan kesehatan reproduksi, pemahaman program Bangga Kencana, kepemimpinan, dan kecakapan komunikasi di depan publik.
“Melalui penobatan Duta Genre Magetan 2026 ini, para pemenang diharapkan mampu menjadi peer educator (pendidik sebaya) dan peer counselor (konselor sebaya) yang aktif menyebarkan virus kebaikan, serta menginspirasi jutaan remaja lainnya di seluruh penjuru Kabupaten Magetan,” tutup Sekda Magetan. (Red/IJ)
![]()



Post Comment