Highlight

Berkah Ramadhan: SMSI Ngawi Ringankan Beban Pedagang Bugar Food di Tengah Kenaikan Harga

img 20260313 wa0066

​NGAWI | INTIJATIM.ID – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum emas untuk melipatgandakan pahala melalui kepedulian antarsesama. Semangat itulah yang diusung oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ngawi melalui aksi sosial bertajuk “SMSI Berbagi di Bulan Ramadhan”, pada Jumat (13/03/2026).

​Bertempat di kawasan strategis Jl. Ir. Soekarno (sekitar GOR Ngawi), para kuli tinta yang tergabung dalam SMSI turun ke jalan bukan untuk memburu berita, melainkan menyalurkan bantuan paket beras dan bumbu dapur kepada para pelaku usaha kecil yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Bugar Food.

​Ketua SMSI Kabupaten Ngawi, Kundari Pri Susanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pers di tengah masyarakat. Selain dalam rangka memperingati HUT SMSI ke-9, aksi ini menjadi jembatan silaturahmi di bulan yang penuh ampunan.

​“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian rekan-rekan SMSI. Kami ingin berbagi kebahagiaan, khususnya bagi para pedagang kecil di sekitar GOR Ngawi yang tetap gigih mencari nafkah di bulan puasa,” ujarnya.l.

​Menariknya, paket bantuan yang disalurkan tidak hanya berisi beras, tetapi juga bahan dapur seperti bawang dan cabai. Hal ini bukan tanpa alasan. SMSI menangkap keresahan para pedagang terkait fluktuasi harga pangan yang kian mencekik.

​“Kami sengaja menyertakan bawang dan cabai untuk meringankan beban operasional pedagang di tengah melonjaknya harga kebutuhan dapur di pasar saat ini,” jelas Kundari.

​Kehadiran SMSI disambut hangat oleh para pedagang. Perwakilan Paguyuban Pedagang Bugar Food, Arif Didik, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian insan pers. Namun, ia juga menitipkan harapan besar kepada Pemkab Ngawi agar kawasan Bugar Food bisa lebih berkembang.

​“Kami berharap ada fasilitas penunjang seperti panggung hiburan. Lokasi kami ini sangat strategis karena berada di jalur protokol antarprovinsi. Jika ada hiburan, masyarakat tentu lebih tertarik untuk berkumpul dan singgah,” ungkapnya.

​Dodil menjamin bahwa sajian kuliner di Bugar Food tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga mengedepankan prinsip Halalan Thayyiban (halal, sehat, dan higienis), sehingga sangat cocok menjadi tempat persinggahan bagi musafir maupun warga lokal yang ingin berbuka puasa,” tambahnya.

​Aksi sosial ini menjadi pengingat bahwa di balik pena yang tajam, tersimpan hati yang peka terhadap kondisi sosial. Melalui sinergi antara pers dan pelaku usaha kecil, diharapkan roda ekonomi kerakyatan di Ngawi terus berputar lancar di bawah keberkahan bulan suci Ramadhan. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!