Highlight

Solusi Hunian Gen Z: Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami Rasa Apartemen, Harga Mulai Rp100 Juta

oplus 16908288

SURABAYA | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan langkah progresif untuk mengatasi tantangan hunian bagi generasi muda.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengumumkan rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang dirancang khusus untuk Generasi Z (Gen Z) asal Surabaya, terutama bagi mereka yang baru memulai kehidupan rumah tangga.

​Proyek hunian vertikal ini rencananya akan dibangun di dua lokasi strategis, yakni kawasan Tambak Wedi dan Rungkut. Tak tanggung-tanggung, rusunami ini dijanjikan memiliki fasilitas modern yang jauh berbeda dari standar rusun sebelumnya.

​Wali Kota Surabaya ini juga memberikan bocoran bahwa desain rusunami kali ini jauh lebih lega dan nyaman. Jika unit rusun lama biasanya hanya memiliki satu kamar, unit khusus Gen Z ini akan memiliki minimal dua kamar tidur.

​”Unitnya ada dua kamar. Sehingga mereka bisa tinggal di situ ketika menikah dan punya anak. Selain itu, bangunannya juga dilengkapi lift, mirip seperti apartemen,” jelas Cak Eri, sebutan akrab Walkot Surabaya, Jawa Timur. Rabu (1/4/).

​Berbeda dengan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) yang dikelola pemkot dengan sistem sewa, Rusunami ini dibangun oleh pihak swasta dan dapat dimiliki sepenuhnya oleh pembeli. Hal ini diharapkan memberikan kepastian aset bagi anak muda Surabaya.

​Soal harga, Cak Eri menjamin nilainya akan jauh di bawah harga apartemen komersial pada umumnya, yakni mulai dari Rp100 juta hingga di bawah Rp500 juta. Selain itu, jika diperlukan, Pemkot akan menggunakan aset tanah kota untuk menekan biaya pembangunan agar harga tetap kompetitif bagi warga.

​Langkah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan proyeksi, populasi Gen Z di Surabaya diprediksi mencapai 80 persen pada tahun 2029. Selain itu, program ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Surabaya dalam pengentasan kemiskinan.

​”Kami siapkan anak-anak (dari keluarga miskin) yang sudah kami kuliahkan hingga bekerja agar bisa membeli rusunami ini. Harapannya, mereka bisa mengubah nasib dan meningkatkan taraf hidup orang tua mereka,” ungkapnya.

​Meski terbuka untuk Gen Z, terdapat kriteria khusus bagi calon pembeli guna memastikan bantuan ini tepat sasaran, dan tentunya ​warga asli Kota Surabaya.

“Syaratnya gampang yaitu, Gen Z yang baru menikah atau berencana menikah (termasuk ASN baru), berasal dari keluarga kurang mampu, dan belum memiliki rumah tinggal pribadi,” tandasnya.

​Pemkot Surabaya akan melakukan verifikasi ketat terhadap status ekonomi calon pembeli untuk memastikan bahwa rusunami ini benar-benar menjadi jembatan bagi warga Surabaya untuk memiliki hunian layak dan terjangkau di tengah kenaikan harga properti yang tinggi. (Rwy/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!