Amankan Pelantikan PCNU Pamekasan, Banser Terjunkan Tiga Peleton Personel
PAMEKASAN | INTIJATIM.ID – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Pamekasan memastikan kesiapan penuh dalam mengawal prosesi pelantikan pengurus PCNU Pamekasan masa khidmat 2026–2031. Sebanyak tiga peleton personel Banser disiapkan untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Panempan, pada Sabtu malam (16/5/2026).
Mandataris Ketua PC Ansor Pamekasan, H. Badri Humaini, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dedikasi Ansor dalam menjaga marwah organisasi dan kenyamanan para kiai.
”Kami telah menyiapkan tiga peleton Banser untuk siaga di lokasi. Fokus kami adalah memastikan seluruh rangkaian acara berjalan khidmat dan aman,” ujar Badri saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Personel Banser akan disebar secara strategis di beberapa titik krusial, meliputi sektor barat, timur, selatan, hingga area khusus VIP. Badri menambahkan bahwa pengamanan jalur lalu lintas menjadi prioritas utama guna menghindari kemacetan total, mengingat ribuan jemaah Nahdliyin dari berbagai pelosok Pamekasan diprediksi akan membanjiri lokasi.
Titik paling krusial berada di area depan rumah sakit yang menjadi akses utama masuknya peserta. “Seluruh rombongan dari tingkat kecamatan akan melewati jalur tersebut. Ini adalah titik rawan penumpukan yang kami antisipasi sejak awal,” jelasnya.
Guna memastikan pengaturan parkir dan arus lalu lintas berjalan efektif, Banser telah berkoordinasi intensif dengan aparat kepolisian setempat. Sinergi ini diharapkan mampu meredam kepadatan kendaraan yang menuju Ponpes Miftahul Huda.
”Harapan kami, para kiai dan tamu undangan merasa nyaman. Itulah tugas utama kami sebagai Banser,” tegas Badri.
Di sisi lain, Ketua PCNU Pamekasan terpilih, Mukhlis Nasir, menyatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memulai pengabdian periode 2026–2031.
“Acara yang akan dimulai pukul 19.00 WIB ini direncanakan akan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), PWNU Jawa Timur, PCNU se-Madura, serta tokoh masyarakat dan ribuan warga Nahdliyin,” pungkasnya. (Say/IJ)
![]()



Post Comment