Highlight

Viral Motor Badan Gizi Nasional: Kepala BGN Angkat Bicara, Bantah Isu 70 Ribu Unit

img 20260408 wa0043

JAKARTA | INTIJATIM.ID – Media sosial baru-baru ini diramaikan oleh unggahan video deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang memicu spekulasi publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan simpang siur informasi yang beredar.

​Dadan menegaskan bahwa, pengadaan kendaraan operasional tersebut merupakan langkah strategis untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh pelosok Indonesia.

Kendaraan roda dua tersebut dirancang khusus untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurut Dadan, pengadaan ini sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025 yang telah disahkan sebelumnya.

​”Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan saat di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menanggapi beredar motor berlogo BGN yang mencapai 70.000 unit, Dadan menyebut angka tersebut sebagai hoaks atau informasi yang tidak benar. Realisasi pengadaan motor tersebuy sebanyak 25.000 unit tahun anggaran 2025. Sementara yang teralisasi saat Ini hanya 21.801 unit, berjenis Motor Listrik (sebagai bagian dari transisi energi hijau).

​Meski unit fisik sudah mulai terlihat, Dadan memastikan motor-motor tersebut belum dibagikan kepada personel di lapangan. Hal ini dikarenakan adanya prosedur hukum dan administrasi yang harus dipatuhi.

​”Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum akhirnya didistribusikan secara resmi,” jelasnya.

BGN mengimbau kepada masyarakat agar tetap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. “Harga untuk satu sepeda motor listrik tersebut bukan sebesar Rp52 juta, tapi kita beli kalau enggak salah Rp42 juta di bawah harga pasaran,” tutup Dadan. (OP/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!