Highlight

Sidoarjo: 45 Sekolah Direvitalisasi, Ribuan Smartboard Siap Digunakan

oplus 16908288

SIDOARJO | INTIJATIM.ID – Kabupaten Sidoarjo resmi memperkuat fondasi pendidikannya melalui sinergi besar dengan Pemerintah Pusat. Sebanyak 45 satuan pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA, telah selesai direvitalisasi.

Tak hanya fisik bangunan, digitalisasi pembelajaran pun digenjot dengan pendistribusian 1.577 unit Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis digital pintar di sekolah-sekolah setempat. ​Untuk Kabupaten Sidoarjo sendiri, total nilai bantuan revitalisasi fisik mencapai lebih dari Rp45 Miliar.

​Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, meresmikan langsung hasil revitalisasi tersebut di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo. Peresmian ini menandai keberhasilan program tahun anggaran 2025 yang kini telah mencapai progres 100 persen di wilayah Sidoarjo. Selasa (14/4/2026).

​Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa Sidoarjo merupakan bagian dari agenda besar nasional. Secara keseluruhan, pemerintah pusat telah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan dan membagikan lebih dari 608 ribu unit IFP di seluruh Indonesia.

​”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungannya sehingga program ini terlaksana 100 persen. Kami berharap sarana ini dirawat dengan baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

​Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyambut baik intervensi pusat yang melengkapi upaya mandiri pemerintah daerah. Ia memaparkan bahwa pada tahun 2025, Pemkab Sidoarjo juga telah mengalokasikan ​Rp79,5 Miliar untuk rehabilitasi sekolah, pembangunan SMPN 2 Tulangan sebanyak ​Rp8,1 Miliar, pembangunan SMPN 2 Prambon ​Rp7,1 Miliar.

​”Untuk tahun 2026, kami telah menyiapkan anggaran rehabilitasi sebesar Rp40,6 Miliar. Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan transparan dan tepat sasaran demi mencetak generasi Sidoarjo yang unggul,” tegas Hj. Mimik (14/4).

​Pemerintah Pusat memastikan bantuan tidak berhenti di sini. Prof. Abdul Mu’ti membocorkan bahwa pada tahun 2026, Presiden telah berkomitmen untuk menambah alokasi revitalisasi bagi 60.000 satuan pendidikan tambahan di seluruh Indonesia.

“​Langkah masif ini diharapkan mampu mengikis kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah dan mempercepat transformasi digital di ruang-ruang kelas, sehingga menjadikan proses belajar-mengajar lebih interaktif dan relevan dengan tantangan zaman,” tutup Bupati Sidoarjo. (Vit/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!