Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Aceh Besar
BANDA ACEH | INTIJATIM.ID – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (Persero) resmi menyerahkan fasilitas sumur air bersih kepada masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (2/6/2026).
​Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari program strategis penyediaan 70 sumur air bersih di seluruh pelosok Indonesia, sekaligus menandai momentum menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-70 PT SUCOFINDO.
Proyek yang pengerjaannya dimulai sejak kick-off pada 10 Mei lalu kini telah rampung 100 persen dan diserahterimakan langsung kepada Keuchik (Kepala Desa) Gampong Lambleut.
​Selain berdampak langsung pada kesejahteraan desa, sinergi ini juga dirancang untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, serta menyukseskan target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada sektor akses air bersih dan sanitasi layak.
​Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih adalah pilar utama dalam mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat.
​”Ketersediaan air bersih sangat krusial bagi kesehatan dan sanitasi warga. Kami sangat mengapresiasi langkah ABPEDNAS dan SUCOFINDO. Saya meminta kepada seluruh masyarakat Gampong Lambleut untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas sumur bor ini agar dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Muharram, Selasa (2/6).
​Kolaborasi Demi Keberlanjutan Desa
​Senada dengan Bupati, Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama, menegaskan bahwa esensi pembangunan desa tidak boleh melupakan aspek pemenuhan hak dasar warga.
​”Pembangunan desa bukan cuma soal jalan atau gedung, tapi bagaimana memastikan masyarakat punya akses terhadap air bersih yang layak. Kunci keberhasilan fasilitas umum ini ada pada keterlibatan aktif warga untuk merawatnya,” jelas Indra, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jaya.
​Pentingnya aspek perawatan pasca-pembangunan juga digarisbawahi oleh Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani. Ia menyebut bahwa tolok ukur kesuksesan sebuah program sosial bukan sekadar saat pita diresmikan, melainkan konsistensi kemanfaatannya bagi masyarakat,” ungkapnya.
​Dari pihak korporasi, Komisaris Independen PT SUCOFINDO, Mahatma Gandhi, menyatakan bahwa investasi pada sektor air bersih memiliki nilai strategis karena berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas dan kualitas hidup generasi masa depan.
​Komitmen tersebut ditegaskan kembali oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO, Sandry Pasambuna. Menjelang usia perusahaan yang ke-70 tahun, SUCOFINDO berkomitmen memperluas jangkauan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyentuh akar rumput.
​”Kami ingin kehadiran SUCOFINDO memberikan dampak nyata. Melalui semangat gotong royong ini, kami berharap akses air bersih tidak hanya membantu kebutuhan harian, tetapi juga menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan dan produktivitas warga secara berkelanjutan,” tandasnya.
​Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO yang kini berada di bawah holding BUMN Jasa Survei (IDSurvey) berkomitmen untuk terus menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial dan kelestarian lingkungan di seluruh jaringan layanannya di Indonesia. (Tim)
![]()



Post Comment