Pantau Kinerja ASN, Wali Kota Eri Cahyadi Buka Hotline WhatsApp “Lapor Cak Eri”
SURABAYA | INTIJATIM.ID – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi meluncurkan saluran pengaduan langsung melalui WhatsApp bertajuk “Lapor Cak Eri” di nomor 0811338884. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh sistem pelayanan publik di tingkat bawah berjalan optimal dan responsif terhadap keluhan warga.
Eri menegaskan bahwa, pembangunan Surabaya tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai kontrol sosial.
Program ini merupakan hasil evaluasi dari layanan “Sambat Warga” dan “Wadul Warga” yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Kini, Pemkot Surabaya memperkuat lini pelayanan melalui program 1 ASN 1 RW di bawah payung Kampung Pancasila.
”Hotline ini saya pegang langsung untuk memastikan persoalan di RW tertangani. Jika membutuhkan kebijakan, harus segera diputuskan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat,” terang Eri Cahyadi, Selasa (5/5/2026).
Bukan sekadar wadah curhat, hotline ini berfungsi sebagai alat monitoring performa birokrasi. Yakni, memantau efektivitas aplikasi Wargaku dan kinerja ASN pendamping di tiap wilayah, setiap permasalahan di tingkat RW harus memiliki kepastian penyelesaian atau target waktu yang jelas. “Serta mengukur kecepatan respons birokrasi dalam melayani warga,” jelas Wali Kota Surabaya, Jawa Timur.
Dengan sistem Hot Line ini, lanjut Eri, Pemkot Surabaya membagi penanganan masalah menjadi dua kategori. Masalah administratif seperti pengurusan KTP atau perbaikan infrastruktur ringan (jalan berlubang/saluran air) akan dieksekusi segera oleh dinas terkait. Untuk masalah kompleks seperti sengketa batas tanah, Pemkot akan bertindak sebagai fasilitator guna mengoordinasikan penyelesaian bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui forum kelurahan.
”Surabaya maju atau tidak, ditentukan oleh kecepatan pemerintah dalam menyelesaikan masalah,” tegas Eri.
Dengan adanya akses langsung ke Wali Kota ini, diharapkan tidak ada lagi sumbatan komunikasi antara warga dan pembuat kebijakan, sehingga setiap keluhan masyarakat Surabaya dapat terespons secara efektif dan transparan,” tandasnya. (Rwy/IJ)
![]()



Post Comment