Tekan Stunting, Pejabat Pemkab Magetan Jadi Orang Tua Asuh Lewat Program ‘Anting Emas’

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Pemkab Magetan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas. Salah satu langkah konkret yang digencarkan adalah melalui program Anting Emas (Asuh Balita Stunting untuk Mewujudkan Generasi Magetan Berkualitas).

​Sebagai wujud nyata dari program tersebut, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, turun langsung menyerahkan bantuan kepada tiga balita yang berasal dari Kecamatan Kawedanan, Kecamatan Nguntoronadi, dan Kecamatan Lembeyan pada Rabu (20/5/2026).

Adapun tiga (3) balita penerima manfaat tersebut adalah, ​Albara Abbiya Natha (Kecamatan Kawedanan), Adila Rania Putri (Kecamatan Nguntoronadi), dan​Muhammad Aydan Alfaruqi (Kecamatan Lembeyan).

​Program Anting Emas memiliki skema yang unik dan menuntut kepedulian dari jajaran birokrasi. Dalam program ini, Bupati, Wakil Bupati, hingga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Magetan diwajibkan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berpotensi stunting.

​Sebagai orang tua asuh, para pejabat ini berkomitmen untuk memberikan bantuan materiil secara rutin selama tiga bulan berturut-turut kepada balita asuhannya.

​Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, menegaskan bahwa intervensi pada usia dini sangat krusial untuk menyelamatkan tumbuh kembang anak. Namun, ia juga mengingatkan bahwa bantuan dari pemerintah sifatnya adalah stimulan.

​”Selama usia anak belum mencapai 3 tahun, kita upayakan yang terbaik. Bantuan ini hanya untuk memancing (stimulus). Selanjutnya, orang tua diharapkan mampu berkomitmen memberikan asupan nutrisi seimbang bagi anak-anak mereka,” ungkap Kang Suyat.

​Lebih lanjut, Kang Suyat mengajak masyarakat untuk tidak berkecil hati terkait biaya pemenuhan gizi. Menurutnya, nutrisi seimbang tidak harus mahal. Orang tua bisa memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar lingkungan rumah dengan harga yang jauh lebih terjangkau namun memiliki kandungan gizi yang tinggi,” jelasnya.

​Melalui sinergi antara pemerintah sebagai orang tua asuh dan komitmen kuat dari orang tua kandung, Pemkab Magetan optimistis target percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya dapat tercapai demi mewujudkan generasi emas Magetan. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!